BBRSPDI Kartini Temanggung Berikan Bantuan kepada Nakes dan Relawan COVID-19

(Beritadaerah – Temanggung) Tenaga kesehatan (nakes) dan relawan COVID-19 di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mendapat bantuan tambahan gizi tersebut berupa ribuan telur siap saji. Bantuan tersebut diberikan oleh Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BBRSPDI) Kartini Temanggung sebagai bentuk aksi sosial.

Saat ditemui di Balai Besar Kartini Temanggung, Selasa (27/7), Ketua Tim Pelaksana Singgih Wahyu mengatakan bantuan ini kita tujukan untuk nakes dan relawan COVID-19 dengan rincian telur rebus yang dibagi sejumlah 4.230 butir.

“Untuk kegiatan ini, kita dirikan dapur umum, sejak jam dua pagi tadi, dan siang ini sudah kita mulai bagikan ke Puskesmas dan RS rujukan,“ kata Singgih yang dikutip laman Jatengprov, Rabu (28/7).

Rencananya, kegiatan semacam ini akan dilakukan sebanyak enam kali hingga Agustus mendatang. Namun disesuaikan dengan kondisi pandemi yang ada di lapangan. Selain telur, pihak Balai Besar Kartini juga menyalurkan bantuan lain, seperti sembako dan susu.

Dijelaskan oleh Singgih, dalam kegiatan ini Balai Besar Kartini juga menerima bantuan dari sejumlah pihak-pihak yang membantu, seperti Dinas Sosial Temanggung, anggota DPD RI Ibu Denty, BRI, Toko Laris, BNI, dan Bank Jateng.

Singgih menambahkan, kegiatan sosial ini bertujuan untuk menambah gizi para nakes beserta relawan COVID -19. Selain itu juga bentuk dukungan dan suport Balai Besar Kartini atas kerja keras para nakes dan relawan sebagai garda terdepan dalam penanganan COVID-19.

Pada Mei 2020, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menerima sumbangan satu ton ikan lele sangkuriang, dari produsen pakan ikan asal Korea Selatan yakni PT CJ Cheiljedang Feed Semarang. Ikan tersebut untuk menambah suplai makanan bergizi para nakes dan relawan.

Dengan gerakan bantuan yang dilakukan oleh masyarakat baik dari perusahaan atau organisasi, diharapkan dapat menolong dan memberikan semangat bagi nakes dan relawan dalam melayani masyarakat yang terdampak pandemi.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu