KKP Serahkan Bahan Percontohan Usaha Pengolahan Bandeng di Buleleng, Bali

(Beritadaerah – Bali) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penyerahan Bahan Percontohan Penyuluhan KP Diversifikasi Usaha Pengolahan Bandeng di Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupatan Buleleng, Provinsi Bali, Selasa (29/6), lalu. Kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan di tengah masa pandemi.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluh Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan, BRSDM KP berperan dalam menyebarluaskan materi penyuluhan serta mengembangkan berbagai bentuk dan metode penyuluhan. Salah satu metode penyuluhan perikanan yaitu demonstrasi cara atau demonstrasi hasil melalui percontohan penyuluhan dan perikanan.

Pelaksanaan kegiatan percontohan penyuluhan kelautan dan perikanan merupakan bentuk kolaborasi riset dengan penyuluhan yang ditargetkan untuk pengembangan usaha pelaku utama, demikian yang disampaikan oleh Kepala BRSDM KP Sjarief Widjaja.

“Kami mendorong lahirnya diversifikasi usaha di Sanggalangit untuk memaksimalkan usahanya. Selain adanya usaha budidaya, perlu dikembangkan usaha pengolahan pascapanen,” ujar Sjarief yang dikutip laman KKP, Senin (5/7).

Dalam kegiatan percontohan ini, kelompok pengolah dan pemasar (Poklahsar) Bandeng Srikandi yang berjumlah 11 orang, juga dibekali keterampilan seputar pengolahan bandeng berupa analisa usaha bandeng tanpa duri, rengginang bandeng, dumpling bandeng, sambal bandeng, pengemasan secara higienis, dan pemasaran oleh para pelatih dari BP3 Banyuwangi. Diketahui bahwa Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, merupakan penghasil benih bandeng yang banyak memiliki permintaan baik dari domestik ataupun mancanegara.

Sedangkan Kepala Pustlatluh KP, Lilly Aprilia Pregiwati menyampaikan, dengan potensi yang ada, usaha pengolahan produk perikanan perlu ditingkatkan.

Ditambahkan oleh Lilly, situasi pandemi saat ini, akses pasar semakin luas dengan adanya pasar digital. Kebanyakan orang memilih untuk berbelanja secara online melalui e-commerce dan media sosial.

Sekilas informasi mengenai ikan bandeng, dimana ikan ini memiliki kandungan vitamin B, asam lemak omega-3, serta sumber protein dan nutrisi yang baik. Bahkan kandungan ikan bandeng lebih baik dibanding salmon, tuna, dan tongkol.

Dalam kegiatan Penyerahan Percontohan Penyuluhan Diversifikasi Usaha Pengolahan Bandeng, Kepala BBRBLPP memberikan bantuan bahan dan alat praktek percontohan senilai Rp 36.486.000 berupa celemek, penutup kepala, bandeng segara dengan ukuran 600 gram ke atas, bahan olahan lain, serta papan percontohan kepada  Ketua Poklahsar Bandeng Srikandi, Ni Luh Sumastrining.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu