(Beritadaerah – Ciamis) Pemerintah Kabupaten Ciamis melakukan berbagai upaya guna meningkatkan dan memulihkan ekonomi di masa pandemi COVID-19, salah satunya dengan memanfaatkan lahan dengan menanam bibit lemon.

Untuk itu pada hari Senin (28/6), Bupati Ciamis Herdiat Sunarya melakukan penanaman perdana bibit lemon di Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat.

Penanaman bibit lemon ini memanfaatkan lahan tanah milik Desa Sukawening seluas 5 hektar dengan jumlah bibit yang ditanam sebanyak 500 pohon.

“Saya apresiasi kepada Kepala Desa Sukawening atas kreatif dan inovasinya dengan penanaman lemon sebagai upaya membangkitkan ekonomi kita yang sudah turun,” kata Bupati Herdiat yang dikutip laman Jabarprov, Selasa (29/6).

Bupati Herdiat jelaskan, jika sudah selayaknya Pemkab Garut mengajukan kepada pusat agar Gunung Sawal ini menjadi area hutan lindung. Banyak potensi penanaman bibit-bibit lain yang bisa kita manfaatkan dengan keadaan geografis daerah di Kabupaten Ciamis.

Selain penanaman 500 bibit lemon, Kepala Desa Sukawening juga mengenalkan produk kopi asli Desa Sukawening yang telah di kemas menarik dan penjualannya sudah meluas.

Di akhir sambutan, Bupati Herdiat mengajak para petani untuk terus melestarikan hutan agar manfaatnya bisa terus kita rasakan hingga generasi anak cucu kita nantinya.

Sementara itu Camat Cipaku Bang Bang Muhammad mengatakan dengan adanya penanam jeruk lemon ini diharapkan dapat memiliki pabrik yang bisa mengolah menjadi suatu minuman atau produk lain.

Sementara terkait ketersediaan air di sekitar lokasi, Pemerintah Kecamatan Cipaku sedang mencoba mencanangkan program  embung sebagai penyediaan pasokan air yang salah satu lokasinya berada di bawah sekitar lokasi penanaman.

Sedangkan Kepala Desa Sukawening Hendi Hermawan menyampaikan bahwa Desa Sukawening adalah desa batas kecamatan yang berada di kaki Gunung Sawal dengan mayoritas pencaharian penduduk adalah dari pertanian. Di lokasi ada ada 30 hektar perkebunan kopi, yang ditanami oleh kelompok petani kopi yang beranggotakan 67 orang anggota.

Kepala Desa Hendi menambahkan, situasi pandemi COVID-19 saat ini masih mengancam perekonomian, sesuai dengan arahan bupati dalam upaya ketahanan pangan peningkatan dan pemulihan ekonomi masyarakat dan kelompok tani membuka lahan yang kurang produktif menjadi bermanfaat.

Terakhir, Kepala Desa Hendi berharap untuk dapat  dibangun sarana olahraga, agrosiwisata, dan embung sebagai faktor pendukung destinasi wisata Desa Sukawening.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.