Ilustrasi Investasi Sektor Migas (Foto: Kemkominfo)

Kementerian ESDM Lakukan Lelang Enam Blok Migas

(Beritadaerah – Ekonomi Bisnis) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melelang enam Wilayah Kerja (WK), atau blok migas pada tahap pertama 2021 dengan sejumlah syarat dan ketentuan baru. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji, melalui keterangan tertulisnya, dalam acara Oil & Gas Investment Day, Kamis (17/6/2021).

“Untuk tahap pertama ini, ada enam Wilayah Kerja (WK) yang ditawarkan kepada investor, terdiri atas empat WK melalui mekanisme penawaran langsung dan dua WK melalui mekanisme lelang reguler,” kata  Tutuka. Empat WK tersebut yaitu WK South CPP Onshore di Riau Barat, WK Sumbagsel Onshore di Sumatera Barat, WK Rangkas Onshore di Banten dan Jawa Barat, dan WK Liman Onshore dan Offshore di Jawa Timur.

Sementara dua WK Migas yang dilelang melalui mekanisme lelang reguler yaitu WK Merangin III Onshore di Sumatera Selatan dan Jambi serta WK North Kangen Offshore di Jawa Timur.

Tutuka menegaskan bahwa sejumlah perbaikan yang disiapkan Kementerian ESDM untuk bisa lebih menarik minat investasi.

Pertama, Kementerian ESDM telah memperbaiki bagi hasil (sharing split) untuk skema cost recovery PSC, di mana persentase bagi hasil ditentukan berdasarkan risiko geologis, infrastruktur dan ketersediaan di sekitar area dan jumlah sumber dayanya.

Syarat dan ketentuan baru lainnya yaitu Open Bid Signature Bonus, FTP 10 persen, penerapan harga DMO 100 persen selama masa kontrak, hingga fleksibilitas skema Kontrak Kerja Sama (Cost Recovery atau Gross Split).

“Partisipan bisa memilih skema PSC cost recovery atau gross split untuk lelang reguler. Namun untuk penawaran langsung, skema PSC diberikan berdasarkan pengajuan perusahaan yang telah melakukan studi bersama,” ujarnya.

Ada ketentuan pelepasan baru (tidak ada kewajiban pelepasan sebagian wilayah pada tahun ke tiga kontrak), akses data yang mudah melalui mekanisme keanggotaan Migas Data Repository (MDR), serta insentif dan fasilitas perpajakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pemerintah mengundang perusahaan dalam dan luar negeri di bidang usaha hulu migas yang memiliki kemampuan finansial dan teknis, mampu memenuhi persyaratan Komitmen Pasti minimal tiga tahun, mampu memenuhi syarat dan ketentuan wilayah kerja tender, serta kinerja dan rekam jejak yang baik untuk mengikuti putaran pertama Indonesia Lelang WK Migas 2021.

 

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani