(Beritadaerah – Nasional) Sistem Resi Gudang (SRG) oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) disarankan pada para pelaku usaha agar turut mengimplementasikan di gudang milik mereka sendiri.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga dalam keterangan resmi yang diterima InfoPublik terkait kunjungan kerjanya ke gudang SRG di Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur pada Kamis (10/6/2021).

Pemanfaatan gudang untuk SRG oleh pelaku usaha diharapkan bisa memperluas manfaatnya terhadap masyarakat, khususnya para petani di daerah-daerah.

“Saya harap implementasi SRG di daerah tidak hanya berjalan di gudang SRG pemerintah, namun semakin luas dengan gudang yang dimiliki pelaku usaha di daerah sehingga manfaat SRG akan semakin luas dinikmati masyarakat dan dapat memberikan sumbangsih untuk pendapatan asli daerah,” ujar Wamendag.

Dukungan pemerintah daerah dan pelaku usaha sangat diperlukan untuk meningkatkan pemanfaatan SRG di daerah dan memastikannya berjalan baik. Kementerian Perdagangan (Kemendag), terus berupaya memperkuat implementasi SRG pada 2021 dengan menambah jenis komoditas yang dapat diresigudangkan, menyempurnakan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) mengenai skema subsidi resi gudang, dan mempercepat pengoperasian Lembaga Pelaksanaan Penjaminan (LPP) SRG.

“Peran pemerintah daerah sangat penting mengingat pemerintah daerah bertindak sebagai pelaku, fasilitator, sekaligus regulator SRG dalam operasional sehari-hari. Sedangkan pemerintah pusat bertindak sebagai insiator dan regulator di tingkat yang lebih makro,” ungkapnya.

Wamendag mengatakan bahwa implementasi SRG semakin menunjukkan pertumbuhan positif karena ada peningkatan partisipasi pelaku usaha dan kelembagaan dalam sistem ini.

Pada 2020, nilai transaksi resi gudang tercatat mencapai Rp191,2 miliar atau tumbuh 72 persen dibandingkan dengan 2019. Nilai pembiayaan dengan jaminan resi gudang meningkat 84 persen dibandingkan dengan 2019 menjadi Rp117,7 miliar.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani
Foto: Biro Humas Kemendag

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.