(Beritadaerah – Jakarta)  PT Celebes Railway Indonesia (PT CRI) dengan PT Indonesia Infrastructure Finance (PII) PT Sarana Multi Infrastruktur/SMI (Persero) dan PT Bank Syariah Indonesia, Tbk, melakukan Perjanjian Pembiayaan Proyek Perkeretaapian Umum Makassar-Parepare pada hari Kamis (3/6).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hadir menyaksikan acara penandatanganan ini. Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut Dirjen Perkeretaapian Zulfikri, Dirut PT. PP Novel Arsyad, Dirut PT. Celebes Railway Indonesia Helmi Adam dan Dirut PT. PII Muhammad Wahid Sutopo.

“Ini adalah contoh keberhasilan kita membangun proyek kereta api yang pertama kalinya dibangun oleh swasta, karena selama ini pemerintah yang membangun dengan APBN,” kata Menhub yang dikutip laman Dephub, Kamis (3/6).

Menhub menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Keuangan yang telah memberikan dukungan melalui PT. SMI dan PT. PII, sehingga proyek Kereta Api Makassar-Parepare dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dapat terlaksana.

Ditambahkan oleh Menhub Budi, sebagaimana arahan dari Bapak Presiden, bahwa kita harus berpikir kreatif agar proyek bisa tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran pemerintah. Dengan pendanaan kreatif ini maka proyek ini bisa terlaksana.

Menhub mengatakan, pemerintah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada pihak swasta/badan usaha dan masyarakat, untuk turut berperan dalam penyediaan infrastruktur transportasi melalui skema Pembiayaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Dengan skema ini, diharapkan infrastruktur-infrastruktur yang memiliki kelayakan secara ekonomi dan komersial dapat segera terwujud.

Dengan diperolehnya pembiayaan ini diharapkan dapat mengurangi beban keuangan negara dalam membiayai pembangunan infrastruktur khususnya infrastruktur transportasi. Pembiayaan atas proyek ini dilakukan dalam 2 bagian, yaitu: bagian pertama, untuk membiayai konstruksi, pengujian dan uji coba, serta penyelesaian Emplasemen Stasiun Pelabuhan Garongkong sebagai salah satu bagian dari Prasarana Perkeretaapian Segmen B dan Prasarana Perkeretaapian Segmen F dari jalur kereta api Makassar – Parepare, dan bagian kedua, untuk membiayai bunga selama masa konstruksi, dengan menggunakan skema konvensional maupun syariah.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.