(Beritadaerah – Ekonomi Bisnis) Salah satu sektor strategis yang dapat membantu meningkatkan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) adalah sector pariwisata. Provinsi Jawa Tengah, selain memiliki Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur, juga memiliki sejumlah destinasi wisata yang misalnya di Kabupaten Temanggung.

Untuk mendukung kebangkitan ekonomi di Jawa Tengah, Kementerian PUPR, melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah menyelesaikan revitalisasi empat destinasi wisata di Temanggung. Revitalisasi keempat destinasi wisata ini dilaksanakan pada TA 2020 dan saat ini siap untuk diresmikan, dan sudah diserahterimakan kepada pemerintah daerah pada Februari 2021 lalu.

“Revitalisasi ini diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian lokal di Temanggung melalui sektor pariwisata yang juga akan berdampak pada perekonomian nasional,” tutur Diana Kusumastuti, Direktur Jenderal Cipta Karya.

Revitalisasi wisata Sirkuit Kedungrejo di Desa Kedungumpul, Kecamatan Kandangan dilaksanakan pada 6 Juli – 2 November 2020 dengan anggaran Rp1,59 miliar. Lingkup pekerjaan revitalisasi ini meliputi pekerjaan parkir, jembatan, pedestrian, area bordes, tangga, pendopo, lavatory, railing tangga, pedestrian dan tiang lampu serta pekerjaan mekanikal elektrikal plumbing (MEP).

Kemudian revitalisasi wisata Sendang Sengon di Desa Banjarsari dilaksanakan pada 20 Juli – 25 November 2020 dengan anggaran Rp1,19 miliar. Lingkup kegiatan meliputi pekerjaan kios area parkir, lampu, parkiran, tanaman, toilet, kolam, jalan setapak dan MEP. Revitalisasi Sendang Sengon diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata alam ini sehingga semakin banyak wisatawan yang berkunjung.

Juga revitalisasi objek wisata alam Tuk Mulyo di Desa Pandemulyo. Revitalisasi ini dilaksanakan pada 28 April – Agustus 2020 dengan anggaran Rp2,29 miliar. Lingkup kegiatan revitalisasi meliputi pekerjaan main entrance dan parkir, pedestrian dan talud, kantor pengelola dan toilet, pendopo. Kolam air, deck pandang, lansekap, signage dan MEP.

Terakhir, revitalisasi wisata religi Makam Makukuhan di Desa Wonosari yang dilaksanakan pada 25 April – 28 Agustus 2020 dengan anggaran Rp1,42 miliar.

Bupati Temanggung M. Al Khadziq mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR dalam rangka mendukung program-program Kabupaten Temanggung.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.