(Beritadaerah – Cikarang Barat) Pemerintah mulai menyiapkan sejumlah antisipasi pasca Lebaran mulai H+2 yakni tanggal 16 Mei 2021, atau di hari ke-11 masa mudik, yang diprediksi akan terjadi peningkatan arus pergerakan masyarakat. Berbagai langkah yang dilakukan yakni penyekatan secara konsisten dan mengimbau kepada masyarakat utuk tidak melakukan perjalanan di hari yang sama. Hal tersebut diutarakan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, usai meninjau Bandara Soekarno Hatta dan Pos Penyekatan di Gerbang Tol Cikarang Barat, KM 12 Tol Jakarta – Cikampek, Rabu (12/5).

Dalam peninjauan ini turut hadir, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua DPR Puan Maharani, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BNPB/Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo.

“Ada preferensi masyarakat untuk melakukan pergerakan pada hari Minggu tanggal 16 Mei 2021. Untuk itu saya minta kepada masyarakat agar tidak melakukan perjalanan di tanggal yang sama, karena hari itu pasti ada suatu konsentrasi,” kata Menhub Budi yang dikutip laman Dephub, Kamis (13/5).

Untuk mengantisipasi hal itu, Menhub mengingatkan kepada para petugas di lapangan agar tetap mempertahankan konsistensi dalam bertugas melakukan penyekatan sampai masa peniadaan mudik selesai.

Menhub mengapresiasi sinergi yang baik antar instansi terkait dalam rangka mensukseskan kebijakan peniadaan mudik tahun ini dalam rangka mencegah meningkatkan kasus positif COVID-19 di Indonesia usai masa libur Idul Fitri 1442H/2021.

Lebih lanjut, Menhub mengungkapkan, hingga hari ini atau hari ke-7 masa peniadaan mudik, telah terjadi penurunan pergerakan manusia yang signifikan di semua sektor baik di darat, laut, udara, dan kereta api, yaitu sekitar 70-90 persen dibanding periode sebelum masa peniadaan mudik.

Sebelumnya Menhub Budi juga melakukan peninjauan ke Bandara Soetta, Banten dan memberikan apresiasi terhadap koordinasi yang berjalan dengan baik antara AP II, maskapai, Satgas Penanganan COVID-19, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), sehingga proses pengecekan dokumen untuk mendapatkan ijin melakukan perjalanan yang dikecualikan di Bandara Soetta dapat berjalan dengan baik.

Menhub Budi juga meminta kepada seluruh pemangku kepentingan di Bandara Soetta untuk mengantisipasi potensi kenaikan jumlah penumpang pada arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada Minggu (16/5/2021) atau Senin (17/5/2021).

Jumlah rata-rata penumpang di Bandara Soetta pada beberapa pekan sebelum diberlakukannya pelarangan mudik tercatat sekitar 50.000-70.000 penumpang per hari, dan saat ini rata-rata penumpang sekitar 3.000-7.000 penumpang per harinya di masa peniadaan mudik.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.