(Beritadaerah – Jakarta) Dalam upaya membangkitkan gairah usaha dan pemulihan ekonomi nasional akibat imbas pandemi COVID-19, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengambil beberapa langkah strategis yang dijalankan. Langkah tersebut antara lain mendorong pelaku industi kecil dan menengah (IKM) untuk bisa berjualan di platform marketplace, karena kondisi pandemi saat ini membuat aktivitas masyarakat menjadi serba online, demikian yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Senin (10/5).

“Tahun 2021 merupakan masa pemulihan bagi perekonomian Indonesia. Salah satu peluang yang perlu direbut pelaku IKM di tengah kondisi pandemi adalah dengan memanfaatkan teknologi digital, sehingga mereka tetap bisa menjalankan usahanya,” kata Dirjen IKMA Gati yang dikutip laman Kemenperin, Senin (10/5).

Dirjen IKMA menegaskan, sejalan dengan upaya tersebut, pihaknya juga gencar mengajak masayarakat Indonesia untuk semakin mencintai dan memakai produk industri dalam negeri. Wujud nyatanya dapat direalisasikan melalui dukungan terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Gernas BBI juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar dapat menghargai karya-karya anak bangsa yang telah menghasilkan produk dan layanan dari para pelaku IKM. Sebab, IKM merupakan tulang punggung ekonomi bangsa yang perlu diapresiasi dan didukung penuh.

Sebagai salah satu implementasi kegiatan Gernas BBI, kali ini Kementerian Perindustrian mengangkat tema “#FestivalJogloSemar: Artisan Of Java”. Tujuannya untuk lebih meningkatkan jumlah IKM yang onboarding di marketplace, menciptakan value creation bagi IKM, serta meningkatkan produk Artisan.

FestivalJogloSemar sebagai upaya mengangkat karya kreasi industri di area Jogja, Solo dan Semarang (Joglosemar), Kemenperin dan Bank Indonesia menghadirkan artisan dari area Joglosemar dalam perhelatan Gernas BBI 2021.

Dijelaskan juga oleh Dirjen IKMA Gati, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyrakat, Kemenperin juga mengenalkan program e-Smart IKM. Program e-Smart IKM ini merupakan upaya memberikan edukasi dalam pemanfaatan teknologi digital. Beragam manfaat bagi pelaku IKM yang mengikuti program e-Smart IKM antara lain masuk dalam katalog e-Smart serta dibimbing langsung untuk buka toko online oleh platform e-commerce agar semakin dikenal luas oleh masyarakat dan pelaku usaha lainnya.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.