Pabrik Pakan Ikan Mandiri KKP di Pangandaran Hasilkan Komoditas Berkualitas

(Beritadaerah – Nasional) Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono beberapa waktu lalu mengunjungi Unit Produksi Pakan Ikan Mandiri (UPPIM) milik KKP di Pangandaran, Jawa Barat. Dalam kunjungan ini, Menteri Trenggono menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam menjalankan unit usaha pakan ikan mandiri agar mampu menghasilkan perputaran dana yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja hingga sarana dan prasarana UPPIM.

Pakan menjadi faktor penting dalam pengembangan budidaya ikan. Setiap tahun kebutuhan akan pakan ikan mengalami peningkatan seiring dengan bertumbuhnya kegiatan usaha budidaya ikan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat ini fokus dalam upaya pemenuhan kebutuhan pakan ikan guna mendukung pencapaian target produksi perikanan budidaya nasional. Melalui Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari), KKP terus mendorong penggunaan dan produksi pakan ikan mandiri di level pembudidaya untuk meningkatkan margin keuntungan.

Sebagai salah satu  komponen terpenting dalam kegiatan usaha budidaya ikan, produksi pakan ikan selalu menjadi salah satu program prioritas KKP untuk mendukung peningkatan produksi serta keberlanjutan usaha budidaya di masyarakat, demikian yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto.

“Melalui inisiasi program Gerpari sejak tahun 2015, KKP berupaya untuk menghadirkan pakan ikan berkualitas untuk pembudidaya dengan harga yang terjangkau untuk meningkatkan efisiensi biaya produksi. Bantuan pakan ikan mandiri yang diproduksi oleh 10 Unit Pelaksana Teknis lingkup Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya secara rutin disalurkan kepada pembudidaya yang tersebar di seluruh Indonesia,” jelas Slamet yang dikutip laman KKP, Rabu (5/5).

Slamet menjelaskan UPPIM Pangandaran menjadi unit produksi yang strategis dalam mendistribusikan bantuan pemerintah  berupa pakan ikan mandiri. Unit yang dikelola oleh Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung ini memiliki kapasitas optimum untuk dapat memproduksi hingga 1 ton pakan ikan per jam. UPPIM ini memproduksi pakan untuk komoditas budidaya air laut seperti ikan kakap putih, bawal bintang dan kobia. Serta, pakan untuk komoditas budidaya air tawar seperti ikan nila dan lele.

Sebagai informasi sepanjang tahun 2020, UPPIM Pangandaran berhasil memproduksi sebanyak 258 ton pakan ikan mandiri yang terdiri dari pakan ikan apung maupun tenggelam senilai Rp 1,8 miliar  yang disalurkan kepada 143 Pokdakan yang tersebar di 23 Kabupaten di wilayah kerjanya.

Lebih lanjut Slamet juga menambahkan bahwa terkait program Gerpari, selain bantuan berupa pakan ikan, pada tahun 2021 ini pihaknya juga menganggarkan untuk penyaluran bantuan berupa mesin pembuat pakan dan bahan baku pakan mandiri, bantuan paket percontohan pakan ikan alami seperti cacing sutera dan Moina sp. serta percontohan budidaya maggot di masyarakat.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu