(Beritadaerah – Probolinggo) Saat meninjau langsung Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan di Kota Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (2/5), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendukung pengembangan industri perikanan di Probolinggo supaya semakin maju dan berharap ke depannya daerah ini dapat menjadi contoh sentra ekonomi perikanan.

Selain peninjauan, Menteri Trenggono juga melakukan penyerahan secara simbolis bantuan pinjaman modal dari Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan  (LPMUKP) sebesar Rp 515 juta kepada 6 debitur dan berharap nelayan serta pengusaha perikanan dapat terus produktif.

“Saya ingin industri perikanan Probolinggo maju, nantinya menjadi model ke depan, menjadi satu sentra ekonomi perikanan,” kata Menteri Trenggono yang dikutip laman KKP, Senin (3/5).

Menteri Trenggono mengatakan untuk mempercepat pengembangan, perlu kerja sama antara pemerintah pusat, dan pemerintah daerah perlu diperkuat. Dengan koordinasi yang baik, Probolinggo dapat menjadi sentra ekonomi perikanan di Jawa Timur.

PPP Mayangan merupakan pelabuhan dengan lahan terluas dan terbesar di Jawa Timur. Setiap harinya, pelabuhan ini menjadi tempat pendaratan ikan 809 armada kapal nelayan yang didominasi oleh kapal dibawah 30GT.  Pada tahun 2020, produksi ikan di pelabuhan ini mencapai 12.365 ton, diantaranya ikan remang, gulama, manyung, dan kakap merah. Produk perikanan tangkap berasal dari Laut Arafura. Ikan kakap merah dari Probolinggo menjadi salah satu produk perikanan yang berkontribusi dalam ekspor perikanan Indonesia.

Menteri Trenggono berharap produk perikanan dari pelabuhan ini nantinya akan terus berkontribusi terhadap ekspor perikanan nasional dan memberikan kemajuan bagi ekonomi wilayah.

Tidak hanya perikanan tangkap, Menteri Trenggono berharap Probolinggo terus mendorong kegiatan budidaya dengan prinsip kerberlanjutan. Diawali dengan menentukan komoditas unggulan, dia meyakini perikanan budidaya akan tumbuh yang berimbas pula pada meningkatnya perekonomian masyarakat. Menteri Trenggono menyarankan Pemda Probolinggo untuk mengembangkan shrimp estate mengingat udang menjadi komoditas unggulan di Jawa Timur.

Sementara itu mengenai PPP Mayangan, Menteri Trenggono sepakat untuk dilakukan pengembangan. Langkah ini juga salah satu upaya mendukung Probolinggo sebagai sentra ekonomi perikanan ke depannya. Rencananya pelabuhan ini akan dilengkapi sarana dan prasarana agar menjadi pusat industri perikanan yang modern.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.