(Beritadaerah – Jakarta) Badan Pusat Statistik (BPS) merilis jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia bulan Maret 2021 yang mencapai 132.597 kunjungan. Angka ini mengalami penurunan yang tajam sebesar 72,73 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisatawan pada Maret 2020 yang mencapai 486.155 kunjungan. Namun, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Februari 2021, jumlah kunjungan wisman bulan Maret 2021 justru meningkat sebesar 14,54 persen.

Jika dilihat berdasarkan kebangsaan, pada Maret 2021 wisman yang datang ke Indonesia paling banyak berasal dari Timor Leste sebanyak 65,19 ribu kunjungan (49,17 persen), diikuti Malaysia 41,10 ribu kunjungan (30,99 persen), Tiongkok 8,50 ribu kunjungan (6,41 persen), Singapura 2,58 ribu kunjungan (1,95 persen), dan Papua Nugini 2,43 ribu kunjungan (1,83 persen).

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia bulan Maret 2021 mencapai rata-rata 36,07 persen atau meningkat 3,83 poin dibandingkan dengan TPK bulan yang sama tahun 2020 yang tercatat sebesar 32,24 persen. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Februari 2021, TPK bulan Maret 2021 mengalami kenaikan sebesar 3,67 poin.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama bulan Maret 2021 tercatat sebesar 1,65 hari, atau terjadi penurunan sebesar 0,18 poin jika dibandingkan dengan keadaan Maret 2020.

“Secara kumulatif dari bulan Januari–Maret 2021, jumlah kunjungan wisman mencapai 385,59 ribu kunjungan atau turun sebesar 85,45 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2020 yang berjumlah 2,65 juta kunjungan,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam siaran persnya secara online, Senin (3/5).

Dilihat berdasarkan kebangsaan, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia selama Januari–Maret 2021 paling banyak datang dari kebangsaan Timor Leste sebanyak 198,41 ribu kunjungan (51,46 persen), diikuti oleh Malaysia sebanyak 124,30 ribu kunjungan (32,24 persen), Tiongkok 13,03 ribu kunjungan (3,38 persen), Papua Nugini 8,27 ribu kunjungan (2,14 persen), dan Belanda 7,07 ribu kunjungan (1,83 persen).

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.