(Berita Daerah-Nasional)Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri menjabarkan berbagai potensi wisata di wilayah Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp) ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI H. Sandiaga Salahuddin Uno, Senin (5/4/2021). Hal itu disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diinisiasi Pemkab Sukabumi bersama Rumah Sandiuno Indonesia (RSI) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI secara daring.

H. Iyos mengatakan, terdapat 64 potensi unggulan yang tersebar di delapan Kecamatan di wilayah CPUGGp. Hal itu mulai dari pantai, air terjun, hingga kebudayaannya. “Pantai ada banyak, air terjun saja ada sekitar 13 tempat. Ditambah ada beberapa kampung adat,” ucapnya.

Menurut H. Iyos, perlu kerjasama semua pihak dalam mengembangkan kawasan CPUGGp. Terutama dari segi promosinya kepada para wisatawan. Baik wisatawan domestik ataupun asing. “Pemkab Sukabumi sendiri sering mengadakan berbagai kegiatan di kawasan CPUGGp untuk menarik wisatawan. Ada hari nelayan, seren taun, dan geopark run yang hampir setiap tahun dilaksanakan,” ungkapnya.

Kegiatan tahunan tersebut, menurut H. Iyos bisa dibantu oleh pemerintah provinsi ataupun pusat dalam hal promosi. Sehingga, wisatawan yang hadir bisa semakin meningkat setiap tahunnya. “Kami berharap, dorongan dari semua pihak. Termasuk pemerintah provinsi dan pusat. Sehingga pengembangan CPUGGp menjadi destinasi wisata yang mendunia bisa terwujud,” harapnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI H. Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pemerintah pusat akan membantu badan pengelola dan Pemda dalam meperbaiki tata kelola kawasan CPUGGp. Sehingga bisa menjadi destinasi wisata yang berdaya saing di kancah nasional maupun internasional. “Kami hadir untuk mendorong dan menyinergikan para stakeholder disekitar kawasan geopark mulai dari badan pengelola, pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan untuk menentukan langkah konkret agar tujuan kedepan tepat sasaran,” terangnya.

Apalagi CPUGGp tidak sekadar memiliki daya tarik wisata. Namun yang berada di selatan Kabupaten Sukabumi ini, memiliki nilai-nilai edukasi yang menarik bagi wisatawan. “Geopark Ciletuh selain memiliki nilai edukasi mengenai kelestarian lingkungan, juga memiliki kekayaan geologis yang harus dijaga bersama. Namun tetap menjadi daya tarik wisata,” katanya.

Selain itu, kawasan CPUGGp masuk kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Sehingga, pengembangannya menjadi prioritas dan perlu dukungan dari banyak pihak. “Jadi perlu adanya pembahasan mengenai peran kolaborasi dari semua unsur. Sehingga kita bersinergi untuk saling mendukung bagi kepentingan tata kelola. Apapun yang kita lakukan, harus berdasarkan kesepakatan bersama. Kemenparekraf hadir untuk mendukung upaya-upaya tersebut,” pungkasnya.

Joey/Journalist/BD
Editor: Joseph Batubara

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.