(Beritadaerah – Komoditi) Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyampaikan bahwa permintaan dunia terhadap komoditas pertambangan semakin meningkat hingga akhir Maret tahun 2021 ini.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Dirjen PL Kemendag) Didi Sumedi mengatakan naiknya permintaan dunia berimbas pada kenaikan harga sejumlah komoditas, seperti konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat seng, konsentrat ilmenite, konsentrat rutil, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.

“Komoditas tersebut mengalami kenaikan dibandingkan periode bulan lalu. Hal tersebut antara lain dikarenakan permintaan dunia yang meningkat,” ujar Dirjen PL Kemendag dalam keterangan resmi pada Kamis Malam (1/3/2021).

Lebih lanjut Dirjen PL Kemendag menjelaskan peningkatan harga beberapa komoditas produk pertambangan menunjukkan tren positif dan menunjukkan pasar dunia sudah mulai memasuki kondisi normal.

Kondisi ini dinilai mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) untuk periode April 2021 yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 12 Tahun 2021 pada 31 Maret 2021.

Namun tidak semua harga komoditas pertambangan naik, ada juga yang turun. Misalnya komoditas konsetrat timbal. Sedangkan HPE untuk pellet konsentrat pasir besi tidak berubah.

“HPE periode April 2021 ditetapkan setelah memperhatikan masukan tertulis serta hasil koordinasi dengan berbagai instansi terkait,” kata Dirjen PL Kemendag.

 

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.