(Beritadaerah – Bandung) Dalam peluncuran Ekosistem Data Jabar (EDJ) via konferensi video di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/3), Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil berharap dengan hadirnya portal data dan informasi yang komprehensif, keputusan dan kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar akan efektif dan efisien.

Dalam Ekosistem Data Jabar, terdapat tiga portal bernama Open Data Jabar, Satu Data Jabar, dan Satu Peta Jabar. Jenis data yang disajikan yakni dataset, visualisasi, dan indikator kinerja.

“Karena kami mendapati selaku pemakai data seringkali keputusan-keputusan itu tidak akurat, tidak tepat, ragu-ragu karena data yang kurang pas,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang dikutip laman Jabarprov, Jumat (26/3).

Dijelaskan oleh Gubernur Ridwan Kamil bahwa saya selalu punya prinsip good decision coming from good data. Terdapat perbedaan dari portal Open Data Jabar, Satu Data Jabar, dan Satu Peta Jabar.

Untuk Open Data Jabar dapat diakses oleh masyarakat dan data yang disajikan bersifat publik, dan Satu Data Jabar menjadi portal berbagi pakai data antar perangkat daerah di Pemda Provinsi Jabar. Ada data yang dikecualikan, data publik, dan data internal, di dalam Satu Data Jabar.

Sementara untuk Satu Peta Jabar menjadi portal berbagi pakai data yang berisi data-data geospasial atau berupa peta. Ketiga portal tersebut saling terintegrasi. Pengkategorian data publik, data internal, dan data dikecualikan, pun disusun berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Terakhir, Gubernur Ridwan Kamil berharap akan ada ratusan atau ribuan data datang dari seluruh perangkat daerah, tapi saya titip untuk dikelola satu portal datanya, satu ekosistemnya, oleh Diskominfo. Jabar harus jadi yang terdepan dalam penggunaan data spasial kalau bisa lebih animatif kalau ada teknologinya sehingga enak dilihat.

Tampilan ketiga portal tersebut dibuat ramah pengguna. Tujuannya supaya masyarakat umum mudah mengakses data yang disajikan. Pengguna juga tidak perlu klarifikasi terkait data karena data yang disajikan sudah divalidasi dan terpercaya.

Sedangkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar Setiaji berharap perangkat daerah di lingkungan Pemda Provinsi Jabar dan masyarakat umum dapat memanfaatkan EDJ dengan sebaik-baiknya.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.