(Beritadaerah – Nasional) Saat ini rumput laut merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia pada sektor kelautan dan perikanan. Menurut data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah produksi rumput laut di Indonesia tahun 2019 mencapai 9.746.946 ton.

Sedangkan untuk ekspor rumput laut Indonesia pada tahun 2018 sebesar 212 ribu ton dengan nilai mencapai US$ 291,84 Juta. Sedangkan Tahun 2019 sebesar 209 ribu ton dengan nilai mencapai US$ 324, 85 juta.

Rumput laut di Indonesia memang dikenal karena kualitasnya yang baik dan diminati karena mengandung sumber keragian, agar-agar dan alginate yang cukup tinggi sehingga cocok digunakan sebagai bahan baku industri kosmetik, makanan, pelembut rasa, pencegah kritalisasi es krim dan obat-obatan.

Kualitas dari rumput laut banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Dalam budidaya, iklim seperti sinar matahari, arus tekanan dan kualitas air serta kadar garam sangat mempengaruhi kualitas rumput laut. Sedangkan jenis rumput laut yang banyak dikembangkan di Indonesia seperti Gracilaria, Gelidium, Eucheuma, Hypnea, Sargasum, dan Tubrinaria.

Berikut ini lima provinsi dengan jumlah produksi rumput laut terbanyak di Indonesia, diposisi kelima adalah Provinsi Jawa Timur dengan produksi mencapai 686.203 ton. Posisi keempat adalah Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan produksi mencapai 896.760 ton dan ketiga adalah Provinsi Sulawesi Tengah dengan produksi mencapai 932.686 ton.

Sementara diposisi kedua adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan produksi mencapai 1.600.028 ton dan posisi pertama adalah Provinsi Sulawesi Selatan dengan produksi mencapai 3.405.848 ton.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.