(Beritadaerah – Bogor) Di tengah pandemi COVID-19, ekspor ikan hias Indonesia mengalami peningkatan. Menurut data dari  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), ekspor ikan hias Indonesia tahun 2019 mencapai US$ 33 juta, meningkat signifikan dari tahun 2012 sebesar US$ 21 juta. Nilai ekspor ikan hias Indonesia tahun 2019 ini merupakan 10,5% dari pasar ikan hias dunia. Hal ini membuat Indonesia tak pernah absen menjadi 5 besar negara pengekspor ikan hias sejak 2010 dan menjadi yang terbesar di dunia pada tahun 2018.

Komoditas ikan hias ekspor Indonesia antara lain adalah napoleon wrasse, arwana, cupang hias, dan maskoki. Sedangkan negara tujuan utama ekspor ikan hias Indonesia adalah China, Amerika, Rusia, Kanada, dan Singapura.

Untuk itu, KKP melalui Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) memberikan bekal manajemen bagi pelaku usaha ikan hias skala mikro kecil untuk memperkuat program yang sudah ada. Khususnya bagi pelaku usaha kecil yang beroperasi di wilayah Depok dan Bogor.

“Ke depan bisnis ikan hias menjadi salah satu solusi yang dapat ditawarkan juga untuk mengatasi bonus demografi. Namun demikan, usaha ini harus didesain menjadi usaha yang besar dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Oleh karenanya, para pelaku harus dibekali dengan kemampuan manajerial usaha yang mumpuni,” ujar Dirjen PDSPKP Artati Widiarti yang dikutip laman KKP, Kamis (11/3).

Artati mengatakan, pelaku usaha ikan hias selama ini berhasil memanfaatkan masa-masa di rumah saja sebagai peluang untuk mengembangkan bisnis. Bahkan sampai membuat booming bisnis ikan hias di Tanah Air.

Sementara itu Ditjen PDSPKP Catur Sarwanto saat membuka acara bimbingan teknis (bimtek) pada Minggu lalu menyampaikan, bimtek manajemen usaha ini menghadirkan pelaku usaha ikan hias yang berhasil, lembaga pembiayaan dan tim Go UKM.

Kegiatan ini sangat penting agar pelaku usaha memiliki gambaran dalam mengembangkan bisnis ikan hias yang digeluti. Baik dari sisi manajemen, perizinan usaha, pembiayaan, juga konsep promosi yang menarik dan kekinian. Catur berharap bimtek ini mampu membangkitkan pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.