(Beritadaerah – Manado) Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara (Sulut) terkait dengan penerapan kesehatan dan perluasan Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado, pada hari Jumat (5/3). Saat ini progres perluasan bandara telah mencapai 80 persen sejak pertama kali dimulai pada Februari 2020. Perluasan bandara diproyeksikan akan meningkatkan kapasitas penumpang dari 2,5 juta menjadi 5,7 juta pertahun.

Selain melihat perluasan bandara, Menparekraf juga menyaksikan kesiapan penerapan protokol kesehatan CHSE atau K4, yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environmental Sustainability (Keberlangsungan Lingkungan) di bandara. Untuk alur penumpang saat turun dari pesawat, pengambilan bagasi, dan juga validasi formulir deklarasi kesehatan (E-HAC) sudah berjalan dengan baik, demikian yang disampaikan oleh Menparekraf.

“Saya mendengar laporan bahwa kasus COVID-19 di Manado sudah mulai terkendali, angkanya turun. Jadi kita mungkin bisa duduk bersama untuk mulai menggagas bagaimana kita buka kembali pariwisata agar bangkit, membuka lapangan kerja. Kita gerak cepat, gerak bersama, garap semua potensi untuk bertahan dan bangkit,” kata Menparekraf dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Jumat (5/3).

Menparekraf berharap dengan teratasinya pandemi COVID-19, angka penularan dapat ditekan dengan kepatuhan disiplin protokol kesehatan serta perluasan bandara ini, mudah-mudahan bisa menjadi awal kebangkitan ekonomi Sulawesi Utara dan pariwisata Indonesia.

Kunjungan kerja Menparekraf Sandiaga Uno di Sulawesi Utara, akan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 5 Meret 2021 hingga 6 Maret 2021. Peninjauan perkembangan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang yang merupakan satu dari lima destinasi super prioritas jadi agenda utama Menparekraf selama kunjungan.

Selain itu, Menparekraf juga akan meninjau pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di Sulawesi Utara yang salah satunya menjadikan pekerja sektor pariwisata sebagai salah satu kelompok penerima vaksin.

Turut mendampingi Menparekraf dalam kunjungan kerja ke Manado, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf/Baparekraf Hengky Manurung serta Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf/Baparekraf Vinsensius Jemadu.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.