(Beritadaerah – Jakarta) Pelindo 1 melakukan penandatanganan MoU kerja sama dalam bisnis solusi logistik di Jakarta, pada hari Senin (1/3). Dalam penandatanganan tersebut, Pelindo 1 diwakili oleh Dani Rusli Utama selaku Direktur Utama sedangkan DHL Global Forwarding Indonesia diwakili  oleh Vincent Yong selaku Direktur Utama. Kerja sama yang dilakukan oleh Pelindo 1 sebagai upaya mendorong kinerja perseroan sekaligus berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional, salah satunya dengan memperkuat dan memperluas layanan logistiknya.

DHL Global Forwarding Indonesia merupakan perusahaan penyedia jasa logistik terkemuka di dunia yang memberikan pelayanan operasional terintegrasi. Didukung sekitar 380,000 pegawai dilebih dari 220 negara dan wilayah di seluruh dunia..

Kerja sama kedua belah pihak meliputi transportasi, pergudangan, manajemen pergudangan, teknologi informasi, distribusi barang, dan kegiatan-kegiatan pendukung lainnya secara khusus di Pelabuhan Kuala Tanjung Port and Industrial Estate (Kuala Tanjung PIE).

“Untuk membangun ekosistem dan mempersiapkan Kuala Tanjung PIE sebagai gerbang utama Indonesia ke jaringan logistik global, kami harus  bersinergi dengan banyak perusahaan logistik. kerja sama Pelindo 1 dengan DHL ini akan memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak serta memberikan layanan yang lebih murah, cepat, dan transparan. Setelah dengan DHL, kami akan bekerja sama dengan pemain logistik internasional lainnya seperti Amazon dan Alibaba,” kata Dani yang dikutip laman BUMN, Senin (1/3).

Posisi Kuala Tanjung PIE yang berada di tengah Selat Malaka sebagai jalur perdagangan tersibuk di dunia. Jalur ini dilintasi 94.000 kapal per tahun dan didukung hinterland yang kaya sumber daya alam pertanian, perkebunan, dan pertambangan di sepanjang pulau Sumatera. Hal ini menjadikan posisi Kuala Tanjung PIE sangat strategis sebagai simpul penting dalam jaringan logistik dan supply chain global.

Kuala Tanjung PIE terdiri dari dua bagian yang saling terintegrasi, yaitu Kawasan Pelabuhan dan Kawasan Industri. Pembangunan Kawasan Pelabuhan ditandai dengan telah beroperasinya Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) sejak 2019. Sebagai hub internasional, pelabuhan ini didesain untuk mengakomodasi kapal-kapal berukuran besar dengan bobot 50.000 DWT (dead weight tonnage) serta berbagai jenis muatan, dari petikemas, curah cair, hingga kargo umum.

Kawasan ini  juga akan diperkuat dengan tersedianya berbagai  jaringan transportasi terpadu berupa jalan tol Trans-Sumatera dan kereta api. Kuala Tanjung PIE pun terhubung langsung dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, yang merupakan pusat industri berbasis kelapa sawit utama di Sumatera bagian utara.

Sementara itu, Direktur Utama DHL Global Forwarding Indonesia Vincent Yong menyampaikan rasa bangganya bisa bekerja sama dengan Pelindo 1, kolaborasi yang dilakukan dalam freight forwarding dan peluang bisnis proyek logistik. Dengan kerjasama ini, DHL yakin dapat meningkatkan kinerja dan kualitas layanan serta memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.