(Beritadaerah – Jawa Timur) Cabai merah termasuk salah satu komoditi sayuran yang mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi di Indonesia. Salah satu arah kebijakan komoditas strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 dibidang holtikultura, adalah pengembangan komoditas cabai. Hal ini karena konsumsi cabai di Indonesia sangat besar dan meningkat setiap tahunnya untuk industri maupun rumah tangga. Oleh karena itu peranan pemerintah dalam menjaga ketersediaan stok cabai sangat diperlukan dan juga menjaga fluktuasi harga cabai yang tinggi.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur pada akhir tahun 2020 merilis Analisis Data Cabai Provinsi Jawa Timur 2019. Dari data tersebut terlihat bahwa Jawa Timur menjadi salah satu provinsi penghasil cabai merah terbesar di Indonesia. Produksi cabai merah Jawa Timur pada tahun 2019 mencapai 104.677 ton dengan luas area panen sebesar 12.190 hektare (ha).

Berikut ini 5 kabupaten yang menjadi sentra produksi cabai merah terbesar di Jawa Timur, yang pertama adalah Kabupaten Malang dengan total produksi mencapai 28.157 ton dengan luas area panen sebesar 2.243 ha.

Peringkat kedua yakni Kabupaten Blitar dengan total produksi mencapai 17.755 ton dengan luas area panen sebesar 1.387 ha dan peringkat ketiga yakni Kabupaten Tuban dengan total produksi mencapai 10.657 ton dengan luas area panen sebesar 1.778 ha.

Sedangkan diperingkat keempat adalah Kabupaten Lumajang dengan total produksi mencapai 7.403 ton dengan luas area panen sebesar 639 ha, dan diperingkat kelima adalah Kabupaten Jember dengan total produksi mencapai 6.083 ton dengan luas area panen sebesar 549 ha.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.