(Beritadaerah – Jakarta) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan audiensi dengan sejumlah kepala daerah pada hari Rabu (17/2) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta. Dalam kesempatan itu, kepala daerah memaparkan potensi wisata daerah serta program masing-masing.

Hadir dalam acara ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf Hari Santosa Sungkari, Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya, Bupati Lingga M. Nizar, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, Bupati Majalengka Karna Sobahi, Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution, serta Bupati Kuningan Acep Purnama.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para bupati yang hadir, ini adalah bentuk dari pilar kolaborasi. Bantuan dan dukungan dari para bupati dan juga kepala dinas pariwisata sangat penting sebagai garda terdepan dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Menparekraf dalam keterangan persnya kepada Beritadaerah.co.id, Kamis (18/2).

Para bupati yang hadir menyampaikan sejumlah program diantaranya tentang pengembangan atraksi, amenitas, dan aksesibilitas serta harapan dukungan pemasaran dan promosi. Seperti Bupati Kabupaten Lingga, M. Nizar, sampaikan agar kabupaten yang 90 persen luasnya adalah lautan itu dapat menjadi titik singgah untuk ajang Sail Indonesia ke depan. Untuk itu Kabupaten Lingga akan mempersiapkan bandara baru, dan berharap nantinya ada event yang masuk dalam calender of event nasional.

Hal senada dikatakan Bupati Kuningan, Acep Purnama, yang menyampaikan wilayahnya memiliki potensi pariwisata yang besar, mulai dari wisata alam, serta seni budaya yang dikemas dalam seni pertunjukan. Tidak hanya soal atraksi, amenitas, dan aksesibilitas, kepala daerah juga menyampaikan pentingnya dukungan dari pemerintah terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Sedangkan Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan mengatakan, pengembangan wisata Danau Toba sebagai salah satu destinasi super prioritas harus dilakukan secara holistik, terintegrasi, dan komprehensif. Dimana pengembangan SDM menjadi hal fundamental untuk dapat menopang pariwisata.

Menanggapi hal ini, Menparekraf mengatakan, penciptaan dan pengelolaan SDM memang menjadi salah satu faktor kunci. Selain melalui institusi pendidikan, juga bisa dilakukan dengan pendampingan komunitas-komunitas yang ada di daerah.

Terlepas dari sejumlah program yang disampaikan, Menparekraf mendorong para kepala daerah untuk dapat saling bersinergi. Kepala daerah dapat saling belajar akan potensi masing-masing agar bisa dikerjasamakan lebih lanjut. Dengan mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif maka dapat membuka lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.