(Beritadaerah – Nasional) Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis data produk domestik bruto (PDB) pertanian yang tumbuh sebesar 2,59 persen secara year on year (yoy) pada kuartal IV 2020. Sekalipun perekonomian nasional mengalami dampak akibat pandemi COVID-19 tapi sektor pertanian dapat tumbuh positif. Disampaikan oleh Kepala BPS Suhariyanto bahwa sektor pertanian merupakan yang tumbuh positif selama triwulan IV 2020.

Dijelaskan oleh Suhariyanto untuk pertumbuhan positif sektor pertanian dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah komoditas hortikultura yang mengalami pertumbuhan sebesar 7,85 persen. Ini terjadi karena adanya kenaikan permintaan buah dan sayur selama pandemi COVID-19.

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI, yang berlangsung pada akhir Januari 2021, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan untuk sektor pertanian terus memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional khususnya sepanjang tahun 2020.

“Kerja keras Kementan selama satu tahun memperlihatkan hasil positif. Hal ini terlihat dari indikator capaian makro tahun 2020 bahwa sektor pertanian memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, sekalipun di tengah pandemi COVID-19,” kata Menteri Pertanian yang dikutip laman Pertanian, Senin (8/2).

Sementara itu Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Prihasto Setyanto dalam paparannya untuk memenuhi kebutuhan buah dan sayur yang semakin meningkat pada tahun 2021 yakni dengan meningkatkan produksi hasil hortikultura. Ada ada tiga strategi utama dalam pengembangan hortikultura 2021-2024, yaitu 1) Pengembangan Kampung Hortikultura, 2) Penumbuhan UMKM Hortikultura dan 3) Digitalisasi pertanian melalui pengembangan sistem informasi. 

Disamping itu dijelaskan oleh Prihasto, dalam mengembangkan Kampung dan UMKM Hortikultura perlu adanya integrasi yang baik dari hulu ke hilir. Ditjen Hortikultura akan berfokus pada peningkatan kualitas perbenihan dan tata kelola produksi ramah lingkungan. Sementara dari sisi hilir, fokus diutamakan pada fasilitasi bahan baku industri, mendukung ketahanan pangan dan mendukung ekspor. Kedua sisi ini akan saling terintegrasi untuk mewujudkan pengembangan kawasan komoditas hortikultura yang optimal.

Selain itu Ditjen Hortikultura juga merancang sistem informasi dan platform hortikultura digital yang dapat digunakan baik petani, pengusaha maupun masyarakat umum.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.