(Beritadaerah – Bangka Belitung) Pemerintah terus melakukan penerobosan dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satunya adalah membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). KEK sendiri merupakan suatu kawasan dengan batas tertentu yang tercangkup dalam daerah atau wilayah untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu. Saat ini ada 15 KEK yang tersebar dari barat hingga timur wilayah Indonesia, semuanya didukung dengan penyelenggaraan infrastruktur, pemberian fasilitas dan insentif serta kemudahan berinvestasi.

Salah satu KEK yang ada di wilayah barat yakni KEK Tanjung Kelayang, terletak di di Pulau Belitung, Provinsi Bangka Belitung. KEK Tanjung Kelayang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 14 Maret 2019. Kawasan ini termasuk ke dalam 10 destinasi pariwisata prioritas yang sudah memiliki peningkatan di beberapa aspek pariwisata, mulai dari amenitas, akses, atraksi wisata, hingga produk ekonomi kreatif.

Dalam kunjungan kerjanya ke KEK Tanjung Kelayang, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong rencana pengembangan infrastruktur dasar di kawasan ini.

“Belitung sudah menjadi ikon pariwisata yang sangat strategis. Untuk itu, saya mendorong terus pengembangan KEK Tanjung Kelayang di Belitung secara menyeluruh dalam rangka memperbaiki destinasi, produk wisata, dan produk ekonomi kreatifnya. Sebagaimana arahan Presiden agar kita segera menyiapkan daerah wisata yang memiliki potensi peningkatan terhadap ekonomi kreatif,” kata Menparekraf Sandiaga dalam siaran persnya kepada Beritadaerah, Minggu (7/2).

Ditambahkan oleh Menparekraf, dalam beberapa tahun terakhir perkembangan KEK ini sudah meningkat. Belitung sendiri sudah memiliki fasilitas hotel bintang lima dengan 108 kamar yang sudah jadi, serta memperoleh investasi dari investor yang prospektif. Ini merupakan salah satu progress dari pengembangan KEK yang perlu diberikan apresiasi. Selain itu, dari segi amenitas, akses, atraksi wisata, dan produk ekonomi kreatifnya juga sudah meningkat.

Dengan total luas wilayah sebesar 324,4 hektare, KEK Tanjung Kelayang memiliki konsep pengembangan pariwisata Socially and Environmentally Responsible Development and Cultural Preservation. Konsep KEK Tanjung Kelayang ini sangat sesuai dengan strategi pariwisata Kemenparekraf /Baparekraf yang mengedepankan quality tourism and sustainable tourism. Oleh karena itu, pengembangan KEK Tanjung Kelayang ini perlu didukung dan dilaksanakan, agar masyarakat juga merasakan manfaatnya, khususnya lapangan pekerjaan.

Dalam pengembangan KEK Tanjung Kelayang ada beberapa kendala yang dihadapi, diantaranya tax holiday terkait peraturan mengenai insentif perpajakan di KEK dan penerapan protokol kesehatan yang diharapkan dapat berjalan dengan baik.

Pihak Kemenparekraf akan berkoordinasi dengan K/L terkait perihal tax holiday. Sedangkan untuk protokol kesehatan akan ditingkatkan terus, serta melakukan monitoring dan evaluasi.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.