(Beritadaerah – Industri & Jasa) Kereta Rel Listrik (KRL) rute Yogyakarta – Solo yang telah melewati tahap uji coba, mulai 10 Februari mendatang, beroperasi sepenuhnya untuk melayani para pengguna.

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) Wiwik Widayanti mengemukakan, setelah beroperasi penuh, akan ada 20 perjalanan KRL yang setiap harinya beroperasi di lintas Yogyakarta – Solo PP. Sementara Kereta Rel Diesel (KRD) Prambanan Ekspres (Prameks) tetap ada, namun rutenya berubah menjadi Kutoarjo – Yogyakarta PP.

“Perjalanan KRL lintas Yogyakarta – Solo PP ini nantinya berjumlah 20 perjalanan merujuk pada Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) tahun 2021. KRL akan melayani naik dan turun para pengguna di 11 stasiun yaitu Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, dan Solo Balapan,” jelas Wiwik, Sabtu (6/2/2021).

Waktu tempuh perjalanan KRL ini, rata-rata sekitar 68 menit. Lebih cepat waktunya dibandingkan perjalanan KA Prameks dengan waktu tempuh rata-rata selama 75 menit dengan pemberhentian di 7 stasiun.

Dengan jumlah 4 kereta di setiap trainsetnya, KRL pada masa normal dapat melayani 1.600 orang dalam satu kali perjalanan, namun dalam masa pandemi ini KAI Commuter mengatur kapasitas pengguna sebanyak 74 orang per-kereta atau 296 orang per perjalanan.

Menurut Wiwik, kecepatan maksimal perjalanan KRL ini bisa sampai 90 km/jam.

Adapun tiket untuk KRL Yogyakarta – Solo akan menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) dari KAI Commuter maupun kartu uang elektronik dari bank yaitu E-money Mandiri, Flazz BCA, BRIZZI, dan BNI Tap Cash.

“KMT telah dijual di seluruh stasiun KRL dengan harga Rp30.000 sudah termasuk saldo Rp10.000. Tarif satu kali perjalanan KRL adalah Rp8.000,- (tarif flat). Besaran tarif ini sama dengan tarif KA Prameks relasi Yogyakarta – Solo PP yang ada sekarang. Sementara untuk KA Prambanan Ekspres Kutoarjo – Yogyakarta tarifnya juga Rp8.000 dengan cara reservasi dan pembelian melalui KRL Access seperti selama ini,” jelas Wiwik.

KAI Commuter memberlakukan peraturan-peraturan perjalanan KRL terkait penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker tiga lapis atau masker medis, mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL, menjaga jarak dengan mematuhi marka yang ada di stasiun ataupun KRL, serta peraturan tambahan lainnya seperti pemeriksaan suhu tubuh calon pengguna, larangan berbicara secara langsung maupun menggunakan HP dan larangan makan/minum di atas KRL.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

Foto: Deo/ Kontributor BD

Leave a Reply

Your email address will not be published.