(Beritadaerah – Purworejo) Pemerintah Kabupaten Purworejo tetap akan melanjutkan proyek infrastruktur prioritas, meski di tengah pandemi Covid-19 yang penyebarannya semakin masif. Pasalnya, pembangunan infrastruktur bertujuan untuk kebutuhan jangka panjang masyarakat

Hal ini disampaikan Bupati Purworejo Agus Bastian, saat meresmikan secara simbolis 17 proyek tahun 2020 senilai total Rp85.011.823.337, yang dipusatkan di Pasar Purworejo, Kamis (4/2/2021).

Agus mengatakan, sebagian besar proyek pembangunan tahun 2020 berupa peningkatan dan pemeliharaan jalan. Insfrastruktur ini merupakan urat nadi untuk menghubungkan kawasan produksi dengan distribusi, mempermudah akses ke kawasan wisata, membuka lapangan kerja baru, dan mempercepat peningkatan nilai tambah perekonomian masyarakat.

“Kondisi infrastruktur yang baik akan mendukung iklim investasi. Sebab, sebelum memutuskan menanam modal di suatu daerah, investor pasti terlebih dulu melihat infrastruktur, terutama akses jalan,” katanya.

Menurut bupati, pembangunan yang dilaksanakan merupakan hasil dari perencanaan yang sudah sistematis dan bukan pembangunan yang sporadis. Perencanaan pembangunan tersebut merupakan representasi dari keinginan masyarakat, agar pembangunan terus berjalan. Dan pada akhirnya berdampak pada pelayanan publik yang semakin baik.

“Tahun 2020 menjadi tahun yang sangat tidak terprediksi, setelah pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia. Dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi ini, memaksa semua level pemerintahan baik pusat dan daerah, untuk melakukan koreksi terhadap rencana pembangunan yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Terkait pandemi Covid-19, bupati meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan, meski vaksinasi sudah mulai dilaksanakan.

“Sukseskan juga gerakan Jateng di Rumah Saja pada tanggal 6 dan 7 Februari 2021, dengan tetap berada di rumah masing-masing,” pesan Agus.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Boedi Hardjono melaporkan, selain 17 proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Purworejo, juga telah dibangun dan diresmikan _overpass_ Tegalgondo di Kecamatan Butuh, yang anggarannya bersumber dari dana Kementerian Perhubungan.

“Selain itu, dari dana bantuan teknis Kementerian Perhubungan, telah dibangun jalur sepeda segmen 1 dan 2, 12 rak sepeda serta enam halte angkutan,” katanya.

Agustinus Purba/Journalist/BD
Editor : Agustinus

Leave a Reply

Your email address will not be published.