(Beritadaerah – Komoditi) Meskipun masih dalam kendala kondisi pandemi Covid-19, peluang ekspor produk kelautan dan perikanan Indonesia terus terbuka. Salah satunya dialami oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) seperti Usaha Dagang (UD) Irwin Tanralili di Ambon. UMKM ini mampu menjangkau pasar Singapura setelah melalui pendampingan dari Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Ambon, Maluku.

“Pada 3 Februari 2021, sebanyak 611 ekor kepiting hidup dari UD Irwin Tanralili berhasil diekspor ke Singapura,” kata Kepala Balai KIPM Ambon, Ashari Syarief, Kamis (4/2/2021).

Ashari menambahkan, nilai ekspor komoditas tersebut mencapai Rp50,9 juta. Ekspor ini tak lepas dari keberhasilan BKIPM dalam mengedukasi UD Irwin untuk menjalankan sistem perkarantinaan ikan dan keamanan hasil perikanan (sertifikasi CKIB)

“Dalam waktu singkat setelah disertifikasi CKIB, UD Irwin Tanralili melihat prospek ekspor komoditas live crabs dengan negara tujuan Singapura,” sambungnya.

Ashari memastikan jajarannya akan terus bersinergi dengan Tim Percepatan Ekspor Maluku agar komoditas perikanan dari bumi rempah-rempah di Maluku semakin meningkat. Disampaikan juga bahwa pegawai Balai KIPM Ambon akan melakukan jemput bola guna peningkatan devisa negara melalui kegiatan ekspor.

“Kedepannya semua pihak berharap dapat secara kontinyu melakukan ekspor dan tidak hanya terbatas pada komoditi live crabs saja,” ungkapnya.

Sebagai informasi, ekspor perdana kepiting hidup milik UD Irwin juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Provinsi Ambon. Selain itu, terdapat perwakilan dari Kantor Wilayah Bea dan Cukai Maluku dan Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Ambon, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku. Kegiatan ekspor ini juga dilakukan dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About The Author

Editor of Vibiz Media Network and Head of Vibiz Learning Center

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.