(Beritadaerah – Kalimantan) Untuk menjaga ketahanan pangan Indonesia jangka panjang, pemerintah menjalankan program food estate. Lokasi dari food estate saat ini ada 2 provinsi yakni di Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah. Untuk Kalimantan Tengah nantinya akan menghasilkan komoditas padi dan singkong, sedangkan di Sumatera Utara ada tiga komoditas pertanian yang dihasilkan yakni kentang, bawang merah, dan bawang putih.

Program food estate di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, telah memberikan hasil yang memuaskan bagi para petani. Salah satunya adalah Watinah (39) saat dilokasi area food estate Blok B Desa Gadabung, Pulang Pisau, pada hari Kamis, 4 Februari 2021.

Disampaikan oleh Watinah bahwa melalui food estate, hasil produksi pertaniannya berpotensi hingga 6 ton per hektare. Angka tersebut jauh lebih besar ketimbang garapan sawah sebelum intervensi pemerintah melalui program jangka panjang food estate.

“Program food estate merubah cara bertani model lama, untuk kemudian menerapkan pertanian model baru. Hasilnya bisa 6 ton per hektare,” kata Watinah yang dikutip laman Pertanian, Kamis (5/2).

Watinah menambahkan program food estate memiliki potensi dan peluang yang sangat besar, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan. Peluang tersebut bisa dilihat dari tingginya jumlah produksi, sampai penggunaan teknologi dan mekanisasi. Benih yang ditanam dalam food estate adalah benih unggul.

Bersama suaminya, Watinah mengelola 7 hektar sawah dan 1 hektar tanaman kebun. Semuanya dikerjakan dengan mesin pertanian, seperti penggunaan mesin panen (combine harvester) dan mesin pencacah padi lainya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah, Syamsuddin mengatakan bahwa pengelolaan food estate dilakukan dengan intervensi teknologi. Sistem informasi pemantauan panen dan cuaca yang digunakan Kementerian Pertanian (Kementan) telah terhubung langsung dengan pusat data Agriculture War Room (AWR) dan Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani).

Terkait program food estate yang mengalami kemajuan pesat, Kepala Dinas Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah Sunarti mengucapkan terimakasih atas dukungan dan perhatian pemerintah pusat, terutama Kementan yang terus mendampingi dan membantu para petani dalam berproduksi.

Penerapan food estate telah memberikan manfaat yang besar seperti peningkatan produksi padi dan penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat lokal serta petani. Untuk itu, pemerintah terus menyiapkan beberapa lokasi food estate di Tanah Air dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan bagi petani.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.