(Beritadaerah – Jakarta) Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada bulan Desember 2020 yakni 164.088 kunjungan dan mengalami penurunan tajam sebesar 88,08 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan Desember 2019 sebesar 1.377.067 kunjungan. Namun, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya November 2020 sebesar 144.467 kunjungan, kondisi ini mengalami peningkatan sebesar 13,58 persen.

Jika dilihat berdasarkan kebangsaan, wisman yang datang ke Indonesia paling banyak berasal dari Timor Leste sebanyak 81,10 ribu kunjungan (49,42 persen), diikuti oleh kebangsaan Malaysia sebanyak 46,26 ribu kunjungan (28,19 persen), Tiongkok sebanyak 7,13 ribu kunjungan (4,34 persen), Rusia sebanyak 4,25 ribu kunjungan (2,59 persen), dan Belanda sebanyak 3,40 ribu kunjungan (2,07 persen), demikian yang disampaikan oleh Kepala BPS Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta Pusat dalam siaran persnya pada hari Senin (1/2).

Sedangkan untuk tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia bulan Desember 2020 mencapai rata-rata 40,79 persen atau turun 18,60 poin dibandingkan dengan TPK bulan yang sama tahun 2019 yang tercatat sebesar 59,39 persen. Sebaliknya, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, TPK bulan Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar 0,65 poin.

Sementara itu rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Desember 2020 tercatat sebesar 1,61 hari, atau terjadi penurunan sebesar 0,15 poin jika dibandingkan dengan keadaan Desember 2019.

Kepala BPS Suhariyanto juga menjelaskan selama tahun 2020, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 4,02 juta kunjungan atau turun sebesar 75,03 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2019 yang berjumlah 16,11 juta kunjungan.

Dilihat berdasarkan kebangsaan, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia selama Januari sampai dengan Desember 2020 yang paling banyak datang dari kebangsaan Timor Leste sebanyak 1,01 juta kunjungan (25,03 persen), diikuti oleh Malaysia sebanyak 978,84 ribu kunjungan (24,33 persen), Singapura sebanyak 277,47 ribu kunjungan (6,90 persen), Australia sebanyak 251,19 ribu kunjungan (6,24 persen), dan Tiongkok sebanyak 235,64 ribu kunjungan (5,86 persen).

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.