(Beritadaerah – Jakarta) Seiring dengan peningkatan dan menjamurnya budidaya ikan di Tanah Air, ketersediaan pakan alami secara kontinu dan merata di seluruh Indonesia menjadi faktor kesuksesan usaha ini. Untuk itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) terus mendorong produksi pakan alami di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu pakan alami yang banyak diminati oleh pembudidaya khususnya dalam usaha pembenihan ikan air tawar ialah Cacing Sutera (Tubifex sp).

Cacing sutera masih menjadi pakan alami yang paling efektif bagi benih ikan air tawar karena kandungan nilai gizi yang tinggi seperti protein yang berkisar 57-60% serta mengandung lemak, mineral, vitamin B12, asam amino serta asam lemak tak jenuh yang sangat baik untuk mencukupi kebutuhan nutrisi bagi pertumbuhan benih ikan, demikian yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto.

“Teknik budidaya cacing sutera yang telah kita kuasai terus kita sosialisasikan kepada pembudidaya khususnya yang ada di luar Jawa agar ketergantungan pembenih ikan terhadap hasil tangkapan di alam dapat diminimalisir sehingga pasokan benih ikan air tawar dapat semakin merata dan tidak tersentralisasi di pulau Jawa” kata Slamet yang dikutip laman KKP, Kamis (28/1).

Slamet juga menilai bahwa metode budidaya cacing sutera sangat adaptif sehingga dapat dilakukan melalui berbagai media mulai dari metode kolam plastik terpal, bak semen, hingga kolam tanah yang bisa dilakukan di outdoor maupun indoor. Sebelumnya KKP juga telah meluncurkan inovasi tepat guna yakni budidaya cacing sutera dengan sistem apartemen menggunakan nampan bertingkat yang memiliki produktivitas yang lebih tinggi serta efisien dalam penggunaan lahan.

Keuntungan budidaya cacing sutera dengan sistem apartemen antara lain (1) Efisiensi lahan, (2) Mengurangi penetrasi cahaya matahari secara langsung, (3) Lebih terkontrol, dan (4) Tidak tergantung musim.

Ditambahkan oleh Slamet, KKP telah menyiapkan program bantuan paket budidaya pakan alami untuk tahun 2021 yang akan dipusatkan pada sentra pembenihan ikan air tawar sehingga dapat menunjang produksi benih ikan nasional.

Sementara itu Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Tatelu, Fernando J. Simanjuntak menyatakan bahwa ketersediaan pakan alami seperti cacing sutera sangat menentukan keberhasilan produksi benih ikan. Dengan kemandirian masyarakat dalam memproduksi pakan alami akan memajukan perekonomian daerah dan kesejahteraan pelaku usaha budidaya.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

Leave a Reply

Your email address will not be published.