(Beritadaerah – Jakarta) Meskipun dalam masa sulit pandemi Covid-19, AirNav Indonesia mampu melalui tahun 2020 dengan berbagai pencapaian yang telah dilakukan, berikut capaiannya:

1. Implementasi Phase 1 Domestic RNAV2 Enroute 30 Jan 2020 diharapkan menyumbang efisiensi fuel consumption sebesar Rp. 10.5 Miliar/bulan;

2. Implementasi Peningkatan Pelayanan APP (Combined TWR) Siborongborong, berlaku efektif 30 Januari 2020 bertujuan meningkatkan kapasitas ruang udara, keselamatan dan pelayanan navpen dalam rangka mendukung program pemerintah pengembangan tujuan wisata super prioritas di Danau Toba Sumut;

3. Sertifikasi ISO 9001:2015 dari SGS Indonesia dengan akreditasi Nasional dari KAN (Komite Akreditasi Nasional) & Internasional yaitu dari UKAS (united Kingdom Accreditation System) untuk publikasi data aeronautika pada tanggal 25 Februari 2020;

4. Implementasi Peningkatan Pelayanan APP (Combined TWR) Labuan Bajo, berlaku efektif 27 Februari 2020 bertujuan meningkatkan kapasitas ruang udara, keselamatan, dan pelayanan navpen dalam rangka mendukung Labuan Bajo dalam program pemerintah pengembangan tujuan wisata super prioritas;

5. Implementasi Remote AFIS Pagerungan, guna optimalisasi dan efisiensi pemberian pelayanan Aerodrome Flight Information Service terutama dimasa pendemi covid19 TMT 01 Mei 2020;

6. Implementasi aplikasi INAVCARD sebagai sarana manajemen pengelolaan dan basis data rute waypoint (5LNC) agar terhindar dari duplikasi dan kode penamaan airways secara internasional mulai 05 Mei 2020;

7. Implementasi UPR Trial operation Jakarta & Ujungpandang FIR tanggal 08 Juni 2020 diharapkan dapat menjadi stimulus efisiensi fuel consumption maskapai internasional pada masa pandemi;

8. Implementasi penggunaan aplikasi NavEarth untuk proses dan informasi Peta Penerbangan Digital sejak 6 Agustus 2020, Sebagai pengganti peta penerbangan konvensional serta dalam mengintegrasikan peta penerbangan dengan data dan informasi aeronautika lain seperti SIGMET untuk Informasi Volcanic Ash. Serta sebagai sarana management ruang udara, aktifitas drone dan sarana validasi penggunaan Tol Udara/ User Preffered Route (UPR);

9. Penyediaan Unit Pelayanan Navpen di Bandara Baru di :

– Muara Teweh (10 Sep 2020),
– Tambelan (10 Sep 2020),
– Toraja (5 Nov 2020),
– Siau (3 Des 2020),
– Pantar (3 Des 2020).

Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam konektivitas dan aksesibilitas melalui transportasi udara;

10. Implementasi Peningkatan Pelayanan AFIS menjadi TWR Pangandaran berlaku efektif 5 November 2020 bertujuan meningkatkan keselamatan dan pelayanan navpen dari pelayanan informasi ke instruksi;

11. Implementasi AIDC Ujungpandang ACC dan Manila ACC tanggal 03 Desember 2020 diharapkan mengurangi workload ATC sekaligus meningkatkan safety sekitar 40%;

12. Implementasi 50NM longitudinal separation Ujungpandang FIR dengan Manila FIR pada tanggal 03 Desember 2020 meningkatkan kapasitas ruang udara dan efisensi fuel consumption sebesar 50% dari sebelum implementasi;

13. Implementasi Re-design VFR Route wilayah Papua berlaku efektif 3 Desember 2020 bertujuan meningkatkan keselamatan dan konektivitas penerbangan di wilayah Papua;

14. Implementasi Re-design VFR Route wilayah Jakarta Area berlaku efektif 3 Desember 2020 bertujuan meningkatkan keselamatan dan konektivitas penerbangan Visual di wilayah Jakarta;

15. Implementasi Unit Pelayanan TMA Balikpapan berlaku efektif tgl 3 Des 2020, bertujuan meningkatkan keselamatan penerbangan dan optimalisasi kapasitas ruang udara;

16. Implementasi Restrukturisasi Ujungpandang FIC Jayapura Sector, guna optimalisasi pelayanan Flight Information Sevice dan dukungan peningkatan pelayanan navigasi penerbangan di Wilayah Papua. TMT 03 Desember 2020;

17. Penandatangan Service Level Agreement (SLA) beserta Dokumen Data Product Specification dan Data Quality Requirement antara 33 Kantor Cabang sebagai Data Originator dengan Pusat Informasi Aeronautika pada tanggal 8 Desember 2020 sebagai pemenuhan Requirement tahapan Roadmap AIS to AIM;

18. Dukungan Upaya mengurangi ICAO deficiencies bagi Indonesia pada ICAO regional APANPIRG meeting tanggal 15 -16 Desember 2020;

19. Implementasi Quality Management System (QMS) sejak tahun 2019 pada proses publikasi informasi Aeronautika sebagai salah satu pemenuhan tahapan Roadmap AIS to AIM untuk peningkatan kualitas data.

Agustinus Purba/Journalist/BD
Editor : Agustinus

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.