(Beritadaerah – Bandung) Volume ekspor ikan hias dari Bandung, Jawa Barat saat pandemi COVID-19, mengalami peningkatan selama tahun 2020. Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Bandung Dedi Arief saat memaparkan komoditas ikan hias menunjukkan grafik yang menggembirakan dari tahun ke tahun di Bandung, Senin (25/1). .

“Selama pandemi ekspor malah naik 7,69% dari sisi volume yang kita ekspor,” kata Dedi yang dikutip laman KKP, Selasa (26/1).

Sebagai gambaran, periode 2018, BKIPM Bandung mengekspor sebanyak 20.431.156 ekor ikan hias senilai Rp 73,3 miliar. Angka ini kemudian meningkat menjadi 21.672.096 ekor dengan nilai Rp 79,9 miliar selama tahun 2019. Kemudian di tahun 2020, Dedi mengurai angka lonjakan ekspor sebesar 23.317.318 ekor dengan nilai Rp 93,3 miliar.

Komoditas ikan hias yang sangat diminati oleh pasar ekspor di antaranya tetra, rasbora dan udang hias. Adapun kolektor peminat ikan-ikan hias ini antara lain berasal dari 51 negara, dimana 3 besar di antaranya ialah Jepang, Amerika Serikat dan Singapura.

Disampaikan oleh Dedi, dampak makro hulu kegiatan ekspor ikan hias dari Bandung yakni para eksportir ikan hias memiliki pegawai sekitar 60 orang dengan rata-rata pendapatan perbulan sebesar Rp 4 juta per orang. Angka pelibatan dari komoditas ikan hias semakin luas ketika eksportir juga bermitra dengan para pembudidaya. Berdasarkan pendataan BKIPM Bandung, terdapat 100 pembudidaya yang bekerjasama dengan eksportir melalui skema kemitraan, di mana masing-masing pembudidaya memiliki sekitar 3-4 orang pekerja.

Karenanya, Dedi memastikan jajarannya akan terus memberikan pelayanan guna meningkatkan ekspor dari Bandung. Bahkan, dia menegaskan tak segan untuk jemput bola agar para pelaku usaha tertarik untuk menjadi eksportir.

Sedikitnya ada 3.567 jenis ikan air laut yang tercatat tinggal di perairan Indonesia dan 1.226 jenis ikan air tawar. Sebanyak 128 jenis ikan yang ada merupakan ikan asli Indonesia, sedangkan 400 jenis merupakan ikan hias air tawar. Untuk saat ini, ada dua jenis ikan hias air tawar asli Indonesia yang paling terkenal, yaitu arwana (Schleropages formosus) dan botia (Chromobotia macracanthus). Beberapa jenis ikan hias yang paling banyak di ekspor dari Indonesia saat ini yakni arwana merah, botia atau clown loach, tiger fish (Datnioides microlepis), cupang (betta) dan lainnya.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

Leave a Reply

Your email address will not be published.