(Beritadaerah – Nasional) Produksi bawang merah di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan. Menurut data dari Kementerian Pertanian dan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2017 produksi bawang merah secara nasional mencapai 1.470.155 ton. Sedangkan pada tahun 2018 meningkat menjadi 1.503.436 ton dan tahun 2019 juga mengalami kenaikan menjadi 1.580.247 ton. Beberapa kebijakan dilakukan pemerintah dalam upaya  meningkatkan nilai produksi dan produktivitas bawang merah seperti pemberian KUR, pengadaan bibit bawang, dan lainnya.

Jawa Tengah merupakan provinsi penghasil bawang merah terbesar di Indonesia, produksinya pada tahun 2018 mencapai 445.586 ton dan tahun 2019 naik menjadi 481.890 ton. Terbesar kedua sebagai penghasil bawang merah adalah Provinsi Jawa Timur dengan produksinya tahun 2018 mencapai 367.032 ton dan tahun 2019 sebesar 407.877 ton. Posisi ketiga adalah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) produksi bawang merah tahun 2018 mencapai 212.885 ton dan tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 188.255 ton.

Berikut ini 7 (tujuh) sentra produksi bawang merah di Provinsi Jawa Tengah. Yang pertama adalah Kabupaten Brebes, daerah ini identik sebagai sentra utama produksi bawang merah di Provinsi Jawa Tengah maupun di Indonesia. Pada tahun 2018 produksinya mencapai 290.564 ton dan tahun 2019 naik menjadi 302.933 ton. Kabupaten Demak menduduki peringkat kedua dengan produksi bawang merah pada tahun 2018 sebesar 43.277 ton dan tahun 2019 sebesar 46.089 ton.

Peringkat ketiga yakni Kabupaten Pati dengan produksi bawang merah pada tahun 2018 sebesar 27.072 ton dan tahun 2019 sebesar 39.676 ton. Keempat adalah Kabupaten Boyolali dengan produksi bawang merah pada tahun 2018 sebesar 7.506 ton dan tahun 2019 meningkat tinggi yakni sebesar 18.343 ton.

Kabupaten Tegal menduduki peringkat kelima dengan produksi bawang merah pada tahun 2018 sebesar 16.197 ton dan tahun 2019 sebesar 16.853 ton. Peringkat keenam yakni Kabupaten Temanggung dengan produksi bawang merah pada tahun 2018 sebesar 10.437 ton dan tahun 2019 sebesar 15.519 ton. Terakhir adalah Kabupaten Kendal dengan produksi bawang merah pada tahun 2018 sebesar 18.433 ton dan turun pada tahun 2019 menjadi sebesar 13.934 ton.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.