(Beritadaerah – Jakarta) Setelah melakukan koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika membahas lima kawasan destinasi super prioritas (DSP), maka Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan sinergi dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Upaya ini dilakukan untuk memulihkan usaha pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif terutama yang berada di 5 DSP dan daerah-daerah wisata lainnya di Indonesia.

Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki kaitan yang sangat erat dengan UMKM. Menurut data 70 persen pelaku wisata dan ekonomi kreatif di Indonesia adalah UMKM, hal ini disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam audiensi dengan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, di Kantor Kemenkop-UKM, Jakarta Selatan, Selasa (19/1).

Turut hadir bersama dengan Menparekraf dalam audiensi ini yakni Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo; Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo; Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bidang Inovasi dan Kreativitas, Josua Puji Mulia Simanjuntak; dan Direktur Industri Musik, Seni, Pertunjukan dan Penerbitan Kemenparekraf/Baparekraf, Mohammad Amin.

“Sektor UMKM dengan pariwisata dan ekonomi kreatif sangat beririsan, 97 persen lapangan kerja di Indonesia ada di sektor UMKM dan 70 persen dari pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif itu UMKM. Jadi ini langkah baru kinerja kita untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” kata Sandiaga dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Selasa (19/1).

Sandiaga menuturkan telah sepakat dengan Teten untuk memetakan kluster-kluster UMKM yang ada di 17 subsektor ekonomi kreatif. Yang nantinya diharapkan dapat menjadi gambaran bagi Kemenparekraf/Baparekraf dan Kemenkop-UKM untuk mengembangkan sektor UMKM yang menjadi penunjang sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sementara itu Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mengungkapkan pihaknya siap membantu Kemenparekraf/Baparekraf dalam menyediakan suplai pelaku ekonomi kreatif di sekitar destinasi wisata, terutama di subsektor kriya, fesyen, dan kuliner. Kemenkop-UKM akan mendukung dari sisi support misal suplai kuliner daerah atau suvenirnya, yang bisa didatangkan dari luar daerah wisata tersebut.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.