(Beritadaerah – Komoditi) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menagetkan peningkatan nilai ekspor udang nasional sebesar 250 persen hingga tahun 2024. Untuk mecapai target tersebut KKP akan membangun tambak udang model klaster berkelanjutan di lima lokasi yakni, Kabupaten Aceh Timur, Lampung Selatan, Cianjur Jawa Barat, Kabupaten Buol Sulawesi Tengah dan Sukamara Kalimantan Tengah.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) KKP, Slamet Subiakto mengungkapkan, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah merupakan salah satu lokasi yang terpilih dari lima lokasi secara nasional mendapatkan kegiatan prioritas KKP berupa program klaster tambak udang tahun 2020.

Percontohan model klaster tambak udang telah dibangun di Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara dengan menggunakan lahan tambak masyarakat seluas ± 5 Ha bermitra dengan Pokdakan Mina Barokah sebagai pelaku utama budidaya. Dengan total kolam sebanyak 21 kolam terdiri dari 18 kolam produksi, 2 tandon air dan 1 kolam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Dan akhir bulan Desember kemarin telah kita lakukan tebar benur udang vaname dengan padat tebar 70 ekor per m2. Program percontohan klaster tambak udang ini diharapkan menjadi rintisan dalam pengembangan budidaya udang di Kabupaten Sukamara. Dan menjadi magnet agar masyarakat kembali antusias berbudidaya udang”, ujar Slamet di Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Slamet juga menyampaikan bahwa mengingat di Kabupaten Sukamara ini masih sangat sedikit yang berbudidaya udang, maka dia sangat mengapresiasi salah satu warga yaitu bapak Syarial, seorang petambak mandiri yang memulai berbudidaya udang vaname intensif berlokasi di Desa Cabang Barat, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara dengan binaan teknis budidaya dari BBPBAP Jepara.

“Saya sangat mengapresiasi dengan usahanya yang mandiri dan berhasil panen sebanyak 9 ton dengan size 45, masa pemeliharaan 104 hari dengan padat tebar 100 ekor/m2 dan kelangsungan hidup (SR) 90 persen,” tutur Slamet.

Sementara itu, Bupati Sukamara, Windu Subagyo, mengucapkan terimakasih kepada KKP, karena memasukan Sukamara sebagai program prioritas pusat.

“Kami siap menjadikan Sukamara menjadi daerah yang berpotensi untuk dikembangkan kembali budidaya udang dengan pola klaster berkelanjutan di tambak masyarakat dan sangat berterima kasih dan apresiasi atas berbagai bentuk bantuan yang diberikan. Atas nama Pemda Sukamara kami siap mengemban amanah tersebut untuk mensupport peningkatan produksi udang nasional”, terang Windu.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.