(Beritadaerah – Komoditi) Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) merilis data 10 provinsi produsen jagung terbesar di Indonesia. Jawa Timur menjadi provinsi urutan pertama sebagai produsen jagung terbesar secara nasional.

Dirjen Tanaman Pangan Kementan Suwandi mengatakan, beberapa sentra produksi jagung saat ini sudah bisa mencapai target produktivitas 8 hingga 9 ton per hektare. Peningkatan produktivitas ini membantu menjamin tercukupinya kebutuhan jagung.

“Kementerian Pertanian di bawah komando Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memiliki Program Pengembangan Kawasan Tanaman Pangan Korporasi (ProPaktani) untuk peningkatan produksi dan ekspor agar sektor pertanian makin kuat sebagai penopang perekonomian nasional,” ucap Suwandi di Jakarta, Selasa (5/1/2021).

Urutan provinsi penghasil terbesar jagung nasional adalah:

  1. Provinsi Jawa Timur dengan luas panen 1,19 juta ha menghasilkan 5,37 juta ton jagung.
  2. Provinsi Jawa Tengah dengan luas panen 614,3 ribu ha menghasilkan 3,18 juta ton jagung.
  3. Provinsi Lampung dengan luas panen 474,9 ribu ha menghasilkan 2,83 juta ton jagung.
  4. Provinsi Sumatra Utara dengan luas panen 350,6 ribu ha menghasilkan 1,83 juta ton.
  5. Provinsi Sulawesi Selatan dengan luas panen 377,7 ribu menghasilkan 1,82 juta ton jagung.
  6. Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan luas panen 283 ribu ha menghasilkan 1,66 juta ton jagung.
  7. Provinsi Jawa Barat dengan luas panen 206,7 ribu ha menghasilkan 1,34 juta ton jagung.
  8. Provinsi Sulawesi Utara dengan luas panen 235,5 ribu ha menghasilkan 0,92 juta ton jagung.
  9. Provinsi Gorontalo dengan luas panen 212,5 ribu ha menghasilkan 0,91 juta ton jagung.
  10. Provinsi Sumatra Selatan dengan luas panen 137 ribu ha menghasilkan jagung mencapai 0,80 juta ton.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan komoditas pangan mencukupi kebutuhan nasional. Salah satunya jagung untuk pakan ternak terus digenjot produksinya sehingga pasokannya aman atau bahkan mencapai surplus untuk ekspor.

Berdasarkan laporan prognosa penghitungan Pusat Data dan Sistem Informasi (Pusdatin) Kementan, luas tanam jagung nasional Oktober 2019-September 2020 mencapai 5,5 juta ha. Luas panen jagung nasional Januari- Desember 2020 mencapai 5,16 juta ha.

“Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, produktivitas harus ditingkatkan. Kementan telah memiliki banyak varietas yang potensinya 11 ton perhektar,” tegas Suwandi.

Kementan juga telah bermitra dengan empat industri makanan minuman untuk memproduksi jagung rendah alfatoksin bekerja sama dengan petani. Kementan berkomitmen juga untuk meningkatkan produksi dengan melakukan peningkatan luas tanam jagung.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani
Foto: BPMI

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.