(Beritadaerah – Jakarta) Menindaklanjuti arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menfokuskan pada pengembangan di 5 destinasi super prioritas (DSP), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melakukan koordinasi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Karsa Kementerian Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat Jakarta Pusat, Senin (4/1), guna membahas dukungan pengembangan konektivitas di Tanah Air khususnya di 5 DSP.

Pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif membutuhkan dukungan sektor lain termasuk dari sisi transportasi atau konektivitas, demikian yang dijelaskan oleh Menparekraf Sandiaga Uno.

“Kita membicarakan arahan Presiden Jokowi terkait pengembangan di 5 DSP. Karena sektor parekraf dan perhubungan ini memiliki hubungan timbal balik. Tadi kita bicara secara jelas terkait Danau Toba, Borobudur, dan destinasi lainnya yang lebih luas lagi,” kata Menparekraf dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Senin (4/1).

Dijelaskan oleh Menparekraf, saat meninjau langsung salah satu prasarana transportasi pelabuhan di Danau Toba yaitu Pelabuhan Ajibata yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan wisatawan yang ingin ke Pulau Samosir dari Kabupaten Toba Samosir. Dengan terbangunnya infrastruktur tersebut dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. Yang paling penting adalah bagaimana pengelolaan kedepannya berdampak kepada masyarakat.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya telah membangung 13 pelabuhan di Danau Toba. Sehingga dengan terbangunnya infrastruktur pelabuhan tersebut dapat bermanfaat untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ditambahkan oleh Menhub, sesuai dengan pemanfaatannya dan jelas peruntukannya maka apa yang sudah dibangun dan dioperasikan dapat dimanfaatkan untuk pariwisata. Sebagai regulator di bidang transportasi, Kemenhub bertugas menyiapkan prasarana dan sarana yang memadai agar mendukung mobilitas manusia, kelancaran arus barang, dan mewujudkan sistem transportasi yang efisien juga efektif.

Sebelumnya, usai dilantik Presiden Jokowi, Menparekraf langsung bergerak cepat memastikan pengembangan lima destinasi super prioritas pariwisata. Presiden Jokowi juga memberikan waktu yang sangat singkat untuk memastikan pembenahan lima destinasi super prioritas di setiap aspek. Persiapan tersebut dimulai dari infrastruktur, kuliner hingga aspek seni budaya, termasuk kostum, dan pernak-pernik yang berkaitan dengan destinasi wisata tersebut.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

Leave a Reply

Your email address will not be published.