(Beritadaerah – Jakarta) Badan Pusat Statistik (BPS) merilis jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia bulan November 2020 yang mencapai 175.313 orang. Angka ini mengalami penurunan drastis sebesar 86,31 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan November 2019 yang berjumlah 1,28 juta kunjungan. Namun jika dibandingkan dengan bulan Oktober 2020 yakni 151.275 kunjungan, kondisi ini justru meningkat sebesar 13,90 persen. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto di Kantor BPS, Jakarta.

Jika dilihat berdasarkan kebangsaan, wisman yang datang ke Indonesia paling banyak berasal dari Timor Leste sebanyak 72,95 ribu kunjungan (41,61 persen), diikuti Malaysia 41,63 ribu kunjungan (23,75 persen), Tiongkok 6,51 ribu kunjungan (3,72 persen), Belanda 3,07 ribu kunjungan (1,75 persen), dan Amerika Serikat 2,44 ribu kunjungan (1,39 persen).

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada November 2020 mencapai rata-rata 40,14 persen. Persentase TPK tertinggi tercatat di Provinsi Lampung sebesar 59,14 persen, diikuti oleh Provinsi Gorontalo sebesar 58,80 persen, dan Provinsi Kalimantan Tengah sebesar 58,21 persen. Sebaliknya, persentase TPK terendah tercatat di Provinsi Bali sebesar 9,32 persen.

“Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia secara kumulatif Januari–November 2020 mencapai 3,89 juta kunjungan atau turun sebesar 73,60 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2019 yang berjumlah 14,73 juta kunjungan,” kata Setianto dalam siaran persnya pada hari Senin (4/1).

Dijelaskan oleh Setianto, dari 3,89 juta maka jumlah kunjungan wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 1,68 juta kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 979,02 ribu kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 1,23 juta kunjungan.

Sedangkan berdasarkan kebangsaan, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia selama Januari–November 2020 paling banyak datang dari kebangsaan Malaysia sebanyak 930,92 ribu kunjungan (23,94 persen), diikuti Timor Leste sebanyak 926,78 ribu kunjungan (23,83 persen), Singapura 275,08 ribu kunjungan (7,07 persen), Australia 250,66 ribu kunjungan (6,44 persen), dan Tiongkok 228,54 ribu kunjungan (5,88 persen).

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.