Pelaksanaan Protokol CHSE, Kemenparekraf Gelar Sosialisasi Bagi Pelaku Usaha Event

(Beritadaerah – Jakarta) Dalam upaya memberikan jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyelenggarakan sosialisasi pelaksanaan kegiatan dan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) di era baru yang diperuntukkan bagi pelaku usaha event.

Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (22/12) malam di Hotel Westin, Jakarta, sebagai bentuk sosialisasi terhadap panduan pelaksanaan CHSE yang telah dibuat oleh Kemenparekraf/Baparekraf bagi para pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan (events), seperti promotor, vendor, tenant, pengelola venue, asosiasi, pemerintah daerah, pekerja, pengunjung hingga pengisi acara.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Walikota Jakarta Selatan Isnawa Adji, Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Gumilar Ekalaya, Dit Intelkam Polda Metro Jaya Kompol Eka Baasith Syamsuri S.Ik, M.Si., Ketua Dewan Industri Event Indonesia (Ivendo) Mulkan Kamaludin, Ivendo Irvan Mahidin Sukanto dan Reza Lesmana serta Forum Backstagers Indonesia Lingga Purwa Adjie.

Dalam sambutannya, Sekretaris Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Edy Wardoyo berharap kegiatan ini dapat membangun optimisme dan semangat para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk bangkit dalam menghadapi pandemi. Dengan terus menghidupkan industri parekraf, khususnya industri event, dapat menyumbang kenaikan angka wisatawan sehingga dapat mendorong bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Oleh karena itu, kita harus mematuhi panduan kesehatan dengan rasa kepedulian yang tinggi dan konsistensi, sehingga tidak membuat klaster baru dalam penyebaran COVID-19 dan industri event dapat dijalankan kembali, meskipun masih dalam suasana kenormalan baru seperti ini. Jadi event tetap berjalan, kesehatan dan keselamatan tetap terjaga,” kata Edy Wardoyo dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Rabu (23/12).

Dalam sesi talkshow pertama, Irvan Mahidin Sukanto selaku anggota Ivendo, menuturkan pada saat pelaksanaan event, protokol kesehatan yang diterapkan sesuai dengan handbook tidak serumit yang dibayangkan.

Sementara, pada sesi talkshow kedua, Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Gumilar Ekalaya, mengatakan pihaknya optimis industri event akan bangkit di tahun 2021 dan menggeliatkan kembali perekonomian DKI Jakarta. Karena, dengan banyaknya event, maka wisatawan akan berdatangan dan PAD sektor pariwisata meningkat.

Di akhir acara, perwakilan dari Ivendo dan Forum Backstagers Indonesia menyampaikan komitmen untuk selalu mengikuti dan mematuhi protokol kesehatan berbasis CHSE dalam pelaksanaan event. Buku panduan mengenai protokol kesehatan berbasis CHSE pada penyelenggaraan kegiatan (events) dapat diunduh melalui situs https://chse.kemenparekraf.go.id/, dimana di dalam situs tersebut juga tersedia buku panduan protokol kesehatan di bidang pariwisata lainnya.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu