(Beritadaerah – Nasional) Penerimaan pajak telah mencapai Rp1.019,56 triliun hingga 23 Desember 2020, demikian disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Jumlah realisasi tersebut merupakan 85,65 persen dari target dalam Perpres 72 Tahun 2020 sebesar Rp1.198,8 triliun.

“Kita tetap akan mendorong seluruh kantor-kantor wilayah (Kanwil) dan KPP (Kantor Pelayanan Pajak) untuk bisa sedekat mungkin mencapai target meskipun kita tahu kondisi perekonomian tidak mudah,” Menkeu menyampaikan dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (23/12/2020).

Sudah ada 49 KPP yang telah mencapai target penerimaan pajak, Menkeu menyampaikannya. Beberapa KPP bahkan sudah berhasil mencatat penerimaan lebih dari 100 persen. Untuk 6 Kanwil DJP (Direktorat Jenderal Pajak) diproyeksikan akan mencapai target penerimaan hingga akhir tahun 2020. Sedangkan tingkat kepatuhan pelaporan SPT Tahunan mencapai 76,86 persen.

“Direktorat Jenderal Pajak sekarang menghadapi kondisi di mana di satu sisi harus mengumpulkan penerimaan pajak, di sisi lain juga memberikan dukungan dan bahkan membantu Wajib Pajak untuk mendapatkan insentif perpajakan. Kita berharap untuk bisa tetap menjaga perekonomian dan dunia usaha, terutama para pelaku ekonomi bisa bertahan dan bahkan pulih kondisi usahanya,” dia tambahkan juga.

Pengumpulan penerimaan pajak melalui sistem elektronik dari perusahaan-perusahaan digital juga dilakukan oleh DJP. Ada 23 perusahaan digital yang sudah mengumpulkan penerimaan pajak melalui sistem elektronik dengan nilai sampai dengan hari ini mencapai Rp616 miliar. Bahkan ini belum semuanya. Menkeu sampaikan masih ada 5 yang nanti akan dikumpulkan sampai dengan akhir tahun.

Selain itu Menkeu berharap Direktorat Jenderal Perbendaharaan juga tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya penyalahgunaan karena simplifikasi dan fleksibilitas dalam pencairan anggaran. Kewaspadaan tetap dilakukan agar APBN, terutama program-program pemulihan ekonomi yang mencapai lebih dari Rp695 triliun, betul-betul bisa dimanfaatkan bagi masyarakat yang memang membutuhkan dan menjadi target dari APBN ini, bukan dimanfaatkan oleh oknum.

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.