(Beritadaerah – Jakarta) Dalam peluncuran buku “Kepariwisataan NTT Menuju Kelas Dunia” karya Frans Teguh dan Sapta Nirwandar serta acara Bincang Pariwisata Indonesia yang berlangsung di Pullman Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (22/12), Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani dalam sambutannya secara daring memberikan apresiasi terhadap peluncuran buku ini.

Hadir juga dalam acara ini Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan sejumlah tokoh asal NTT. Di antaranya mantan Menteri Perindustrian periode 2014-2016 Saleh Husin dan Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira.

Dikatakan oleh Giri, bahwa buku ini merupakan buah pemikiran kedua penulis yang mendokumentasikan berbagai potensi wisata di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, Giri juga mengatakan sektor pariwisata di NTT menunjukkan performa yang sangat baik dan berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah.

“Melalui pariwisata, kita dapat melestarikan alam, budaya, dan nilai-nilai kehidupan masyarakat,” kata Giri dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Rabu (23/12).

Kepariwisataan, lanjut Giri, juga dapat meningkatkan kebhinekaan dan persatuan bangsa. Selain itu, Giri mengungkapkan buku ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pembangunan pariwisata berkelanjutan dan pariwisata yang berkualitas bagi Indonesia, khususnya NTT dan Labuan Bajo yang telah ditunjuk menjadi destinasi super premium oleh Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, menuturkan NTT merupakan salah satu provinsi yang punya kekayaan atraksi alam dan budaya. Sehingga, buku ini dapat menjadi pengayaan bagi pemerintah daerah dan pelaku pariwisata di NTT dalam membangun pariwisata serta menjadikan pembangunan memberikan dampak yang merata bagi masyarakat.

Ditambahkan oleh Viktor, pariwisata yang punya keberlanjutan dengan pendekatan lingkungan dan ekosistem yang baik itu akan membawa Nusa Tenggara Timur lebih maju, saya berterima kasih kepada Bapak Sapta Nirwandar dan Bapak Frans Teguh yang terus-menerus memberikan pemikirannya dalam membangun pariwisata di Nusa Tenggara Timur.

Pada saat yang sama, Frans Teguh yang juga menjabat sebagai Staf Ahli bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Kemenparekraf/Baparekraf mengatakan pembangunan pariwisata berkelanjutan dan community based tourism adalah langkah yang tepat dalam upaya membangun pariwisata di NTT.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

 

 

 

About The Author

Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.