(Berita Daerah-Nasional) Keperdulian Pemkot Salatiga kepada penyandang disabilitas, tidak hanya akan diberikan pada saat Pandemi COVID-19 berlangsung saja. Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, menegaskan bahwa bantuan melalui Dinas Sosial akan terus berlanjut meskipun COVID-19 telah teratasi. Bahkan akan berlanjut meskipun masa baktinya telah usai di Tahun 2022 mendatang.

“Bantuan untuk penyandang disabilitas tidak akan berhenti, bahkan hingga saya purna tugas sehingga warga difabel tidak perlu khawatir,” kata Yuliyanto, menanggapi Ketua Kelompok Difabel Harapan Mandiri Salatiga (KDHMS), Ngatimin saat berdialog usai acara Penyerahan Bantuan Bahan Pokok Bagi Penyandang Disabilitas dan Bantuan Alat Bantu Bagi Sekolah Luar Biasa dalam rangka Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tingkat Kota Salatiga di pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (02/12/2020).

Pada kesempatan itu, Ngatimin menyampaikan terima kasihnya kepada Wali Kota dan Pemerintah Kota Salatiga yang selama ini dinilai selalu memperhatikan dan peduli kepada kaum difabel. Ia berharap, perhatian, motivasi dan support dari Pemerintah Kota Salatiga, khususnya Wali Kota Yuliyanto tidak hanya diberikan saat Pandemi COVID-19 saja.

“Saya berharap bantuan tersebut tidak hanya sekali ini saja, dan semoga terus diberikan. Kami harap bapak bersedia menjadi bapak bagi kami dan bersedia menjadi sesepuh di KDHMS nanti,” jelas Ngatimin.

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Ranti, warga Gendongan yang sebelumnya harus membayar terapi anaknya saat  di rumah sakit. Namun kemudian mendapat bantuan terapi secara gratis hingga sekarang.

“Terimakasih Pak, dulu anak saya mengangkat kepalanya sendiri saja tidak mampu, tapi sekarang berkat bantuan pak Wali, anak saya sudah bisa seperti ini. Tidak bisa saya ceritakan, kecuali hanya bisa menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Bapak,” ungkap Ranti.

Mendengar hal tersebut, Wali Kota meminta agar selalu bersemangat, berbesar hati dan berfikir positif karena putra yang diterima adalah karunia luar biasa dari Tuhan YME yang harus dirawat, dididik, dan dibesarkan.

“Bantuan ini sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab pemerintah untuk membantu masyarakat, khususnya masyarakat penyandang disabilitas,” jelas Yuliyanto.

Pada peringatan HDI tersebut, Wali Kota Salatiga didampingi Asisten 1 Setda dan Kepala Dinas Sosial beserta jajaran secara simbolis menyerahkan bantuan kursi roda dan paket sembako kepada kaum difabel masing-masing senilai Rp 500 ribu. Yuliyanto atas nama pribadi, Wali Kota dan Pemerintah Kota Salatiga menyampaikan terimakasih kepada Dinas Sosial yang telah melaksanakan kegiatan dengan membagikan paket sembako sebagai wujud perhatian dan kepedulian pemerintah kota Salatiga kepada warga masyarakat Salatiga khususnya penyandang disabilitas.

Joey/Journalist/BD
Editor: Joseph Batubara

About The Author

Editor in Chief Beritadaerah

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.