(Beritadaerah – Industri & Jasa) Pemesanan tiket Kereta Api Jarak Jauh sudah dibuka oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk periode liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Tiket kereta api dapat dipesan masyarakat melalui aplikasi KAI Access, situs kai.id, serta kanal penjualan resmi lainnya. Dipastikan juga untuk diterapkan protokol kesehatan secara disiplin.

Tiket-tiket yang dijual di antaranya adalah KA Taksaka relasi Yogyakarta – Gambir, KA Gajayana relasi Malang – Gambir pp, KA Senja Utama Solo relasi Solo Balapan – Pasar Senen, KA Argo Parahyangan Bandung – Gambir, KA Mutiara Selatan Surabaya Gubeng – Bandung pp, dan lain sebagainya.

Masyarakat mulai dapat merencanakan perjalanan dari jauh-jauh hari menyesuaikan dengan hari libur dan cuti bersama yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Bagi para pengguna kereta api tidak perlu ragu dalam menggunakan angkutan kereta api, karena KAI tetap mengoperasikan KA dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan secara ketat dan disiplin pada setiap waktu sejak mulai di stasiun dan juga diatas KA serta selama dalam perjalanan.

KAI telah membuktikan pada saat libur Long Weekend akhir Oktober lalu, perjalanan KA terselenggara dengan aman, lancar, terkendali, dan dan sehat selama dalam perjalanan hingga tiba di stasiun tujuan. Konsistensi KAI dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kereta api telah diakui. Hal ini dibuktikan dengan didapatkannya Safe Guard Label SIBV yang sudah mengacu pada parameter yang disusun oleh ahli dan auditor Kantor Pusat BV, international best practices, World Health Organization (WHO), regulasi Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Selain itu pada masa pandemi, KAI berkomitmen menjual tiket KA Jarak Jauh dan Lokal hanya 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia untuk menciptakan physical distancing sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor SE 14 tahun 2020 tanggal 8 Juni 2020.

Sesuai dengan protokol kesehatan maka pelanggan KA Jarak Jauh tetap diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket.

Setiap pelanggan juga diharuskan menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan) atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau Rapid Test.

Dalam upaya peningkatan pelayanan dalam menerapkan protokol kesehatan, KAI menyediakan layanan rapid test seharga Rp 85.000 di 31 stasiun, yaitu Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Cirebon, Cirebon Prujakan, Semarang Tawang, Tegal, Purwokerto, Kroya, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Blitar, Kediri, Kertosono, Jombang, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember, Ketapang, Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, dan Lubuk Linggau.

Tujuan disediakannya layanan rapid test di stasiun adalah untuk memudahkan pelanggan sehingga tidak perlu mencari tempat rapid test di luar. Sejak dibuka pada 27 Juli 2020, jumlah pelanggan yang menggunakan layanan tersebut hingga 22 November sudah mencapai 337.851 pelanggan. Apabila pelanggan akan melakukan Rapid di stasiun maka masyarakat dihimbau untuk melakukan rapid test setidaknya H-1 tanggal keberangkatan. Tujuannya adalah untuk menghindari antrean dan supaya tidak terburu-buru pada hari keberangkatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.