(Beritadaerah – Nasional) Kementerian Riset, Teknologi dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) memberikan penghargaan Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Produktif dan Berkualitas 2020, sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap sumber daya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi, kekayaan intelektual, serta pengelolaan jurnal dan publikasi.

Bambang PS Brodjonegoro – Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/ Kepala BRIN) berharap pemberian anugerah dapat mendorong peneliti untuk terus melakukan riset dan inovasi untuk pembangunan Indonesia ke depan.

“Pemberian penghargaan ini, sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada sumber daya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi, kelompok masyarakat, serta kepada lembaga penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (litbangjirap) pusat maupun daerah yang telah berkontribusi pada penelitian di Indonesia,” ujar Menteri Bambang, seperti dikutip dalam rilis Kemenristek/BRIN di Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Penghargaan ‘Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Produktif dan Berkualitas 2020’ ini diberikan kepada mereka yang mendedikasikan waktu untuk menghasilkan hak kekayaan intelektual produktif, artikel ilmiah berkualitas tinggi, dan jurnal ilmiah Indonesia bereputasi internasional.

“Jadi tidak hanya sekadar untuk memenuhi persyaratan administrasi kredit untuk naik pangkat tapi lebih mengedepankan kualitas dengan berhasil mempublikasikan karya ilmiahnya di jurnal yang bereputasi dan dengan sitasi yang tinggi,” jelas Menteri Bambang.

Selain pemberian penghargaan, Kemenristek/BRIN melalui Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan memberikan bantuan pemerintah sebesar Rp 40 miliar kepada penerima anugerah dari 10 kategori yang telah melalui proses seleksi sebelumnya, dengan sejumlah kriteria termasuk dari segi jumlah publikasi, kualitas jurnal ilmiah dan jumlah sitasinya.

Di antara penerima penghargaan itu, ada Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Baltbangtan) yang menghasilkan empat paten, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang menghasilkan dua paten, dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang menghasilkan dua paten.

Berikut rincian bantuan pemerintah yang diberikan oleh Kemenristek/BRIN:

  1. Program Bantuan Pemerintah berupa HKI Produktif sebesar Rp2.600.000.000,00 (dua miliar enam ratus juta rupiah).
  2. Penghargaan Artikel Ilmiah Berkualitas Tinggi Bidang Kesehatan dan Obat sebesar Rp30.000.000.000,00 (tiga puluh miliar rupiah).
  3. Penghargaan Artikel Ilmiah Berkualitas Tinggi Bidang Non Kesehatan dan Obat sebesar Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
  4. Bantuan Pemerintah berupa Pemberian Penghargaan Penulis Produktif sebesar Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
  5. Penghargaan Penulis Utama Produktif Bidang Sains dan Teknologi sebesar Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).
  6. Penghargaan Penulis Utama Produktif Bidang Sosial dan Humaniora sebesar Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).
  7. Penghargaan Penulis Kolaborator Internasional Produktif sebesar Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).
  8. Penghargaan Penulis Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lainnya yang Produktif sebesar Rp16.600.000,00 (enam belas juta enam ratus rupiah).
  9. Penghargaan Jurnal Indonesia Bereputasi Internasional paling besar Rp69.925.000,00 (enam puluh sembilan juta sembilan ratus dua puluh lima ribu rupiah).
  10. Penghargaan Jurnal Indonesia Berkualitas Menuju Indeksasi Standar Internasional sebesar Rp52.125.000,00 (lima puluh dua juta seratus duapuluh lima ribu rupiah).

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.