(Beritadaerah – Bandung) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat terus mengembangkan sektor pariwisata. Keindahan alam yang memesona, hamparan kebun teh dan lanskap pantai, telah menjadi tempat wisata favorit bagi wisatawan.  Sektor ini menjadi salah satu sektor yang dapat memacu pemulihan ekonomi di Jawa Barat (Jabar). Beberapa proyek strategis di Jabar juga telah ditawarkan kepada investor lokal dan asing dalam event West Java Investment Summit (WJIS) 2020 yang berlangsung di Hotel Savoy Homann, Bandung, Jabar selama dua hari dari tanggal 16-17 November 2020.

Saat ini Pemprov Jabar berupaya mengembangkan dan membangun destinasi wisata melalui investasi skala kecil seharga satu unit rumah. Sebanyak 76 proyek investasi pariwisata di Jawa Barat ditawarkan kepada investor.

WJIS 2020 sendiri merupakan forum investasi yang digelar oleh Pemda Provinsi Jawa Barat bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat untuk menjaring minat investor berinvestasi di Jawa Barat. Gubernur Jabar Ridwan Kamil melalui instagram resminya mengajak investor berskala kecil dan besar untuk berinvestasi di proyek-proyek pariwisata.

“Ada banyak titik dan tempat wisata baru di Jawa Barat yang akan dilelangkan untuk investasi pariwisata,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang dikutip laman Jabarprov, Rabu (18/11).

Menurut Gubernur, minat wisatawan nusantara berwisata di Jabar sangat tinggi. Pada 2019, jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Jabar mencapai 62 juta orang.

Provinsi Jabar telah menjadi destinasi wisata bagi wisatawan khususnya asal Jakarta dan daerah lain. Terlebih pada saat liburan panjang sejumlah lokasi wisata seperti di Puncak, Bandung, Lembang, Garut, Pangandaran dan lainnya mengalami peningkatan kunjungan wisatawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Noneng Komara Nengsih, mendorong investor berskala kecil turut membangun dan mengembangkan wisata di Jawa Barat dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Dijelaskan oleh Noneng bahwa Pemerintah Provinsi Jabar membuka investasi berskala kecil. Tidak harus memikirkan pariwisata itu seperti membuat Disneyland. Seperti yang dikatakan Gubernur Jabar, panggung untuk selfie sebetulnya sudah bisa kembangkan pariwisata. Mari bangun tempat yang indah ini.

Noneng berharap potensi proyek investasi pariwisata di Jabar dapat tergali dan memberikan manfaat serta kesejahteraan bagi masyarakat Jabar.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

 

About The Author

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.