(Beritadaerah – Industri dan Jasa) PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 terus mengembangkan layanan digital di terminal penumpang yang dikelolanya. Hal ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Salah satu senjata utamanya, yaitu Pelabuhan.

Strategi ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja bisnis perseroan sekaligus meningkatkan kenyamanan penumpang. Selama ini Pelindo memang telah menggunakan Indonesia gateway master terminal dan container terminal operating system (TOS) untuk aplikasi yang melayani operasional pelabuhan. Ada juga aplikasi ERP-SAP untuk administrasi dan keuangan.

Saat ini tuntutan digitalisasi semakin tinggi seiring datangnya era industri 4.0 dan adanya pandemi Covid-19 yang membuat orang menghindari kontak langsung guna memutus rantai penyebaran virus.

Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo 1, Prasetyo mengatakan, perseroan tercatat merupakan pionir dan salah satu yang paling agresif dalam penerapan IoT (Internet of Things), serta digitalisasi pelayanan di terminal penumpang.

Sejumlah inovasi digital telah dikembangkan Pelindo 1, antara lain E-Pass dan E-Berthing yang mulai diterapkan pada tahun 2018 dan layanan E-Ticketing yang diterapkan sejak 2019. Ketiga layanan tersebut telah diberlakukan di terminal penumpang Sri Bintan Pura, Tanjungpinang dan merupakan layanan transaksi non tunai pertama untuk layanan kepelabuhanan di Indonesia.

E-berthing merupakan sistem online yang disiapkan untuk memudahkan pengguna jasa dalam meminta pelayanan tambatan kapal menggunakan sistem online serta penagihan biaya tambatan kapal. Pengguna jasa cukup melakukan permintaan layanan tambatan melalui handphone.

E-Pass merupakan sistem pembayaran pas masuk penumpang di pelabuhan secara non tunai. Penumpang cukup menempelkan uang elektroniknya ke mesin yang tersedia, maka secara otomatis kertas pas masuk pelabuhan akan keluar dari mesin.

Sedangkan layanan E-Ticketing diluncurkan pada Juli 2019 dengan aplikasi Nyebrang Yuk!. Dengan layanan ini, pengguna transportasi laut kini bisa memesan tiket kapal penyebrangan antarpulau kapan dan di mana saja secara online. Dengan demikian, masyarakat lebih mudah mendapatkan tiket kapal laut.

Inisiatif-inisiatif digital yang dilakukan Pelindo 1 tersebut mendapatkan apresiasi dari Bank Indonesia. Pelindo 1 menjadi pionir dalam mengembangkan layanan transaksi non tunai di terminal penumpang di Indonesia. Sistem yang dikembangkan Pelindo 1 telah terintegrasi dengan sistem yang dimiliki Bank Indonesia yang tentunya upaya untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh pemerintah.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.