Kapal Ro-ro (Foto: Kominfo)

Kemenhub Siapkan 2 Unit Kapal Ro-Ro Untuk Sulsel dan Sultra

(Beritadaerah – Nasional) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dalam rangka meningkatkan konektivitas antar daerah, memesan 2 (dua) kapal Ro-Ro untuk diberikan masing-masing kepada Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengemukakan, pihaknya mempercayakan pemesanan pembuatan 2 (dua) kapal RoRo 500 GT ini kepada PT Industri Kapal Indonesia (IKI).

“PT Industri Kapal Indonesia (IKI) yang telah mendapatkan kepercayaan pemerintah untuk melaksanakan pembangunan 1 Unit Kapal Penyeberangan Penumpang Ro-Ro 500 GT Lintas Kaledupa – Tomia – Binongko yang pada kesempatan sebelumnya juga dipercaya untuk melaksanakan pembangunan 1 unit Kapal Penyeberangan Penumpang Ro-Ro 500 GT Kabupaten Selayar KMP. Takabonerate,” ujar Dirjen Budi, Kamis (5/11/2020).

Pembuatan KMP Takabonerate ini menelan biaya senilai Rp34,5 Miliar dengan kapasitas penumpang 265 orang dan ABK 18 orang. Spesifikasi KMP Takabonerate ini yaitu panjang seluruh 46,80 meter, lebar 12 meter, tinggi 3,70 meter dengan kecepatan dinas 13 knot.

Sementara Kapal Ro-Ro 500 GT yang sedang dibuat untuk lintas Kaledupa – Tomia – Binongko bernilai kontrak Rp39,3 Miliar. Kapal ini mampu mengangkut 265 orang penumpang dan 18 ABK. Dengan spesifikasi panjang seluruh 46,80 meter, lebar 12 meter, tinggi 3,7 meter, dan kecepatan dinas 13 knot.

“Sekarang ini Bapak Menteri Perhubungan mendapat amanat dari Bapak Presiden untuk mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) sehingga saat ini kami membangun banyak dermaga. Selain dermaga kami juga membangun beberapa kapal, saya bersyukur karena tahun depan kami akan berhemat lagi tidak membangun kapal karena kami akan beralih ke Buy The Service,” ujarnya.

Saat ini Ditjen Hubdat juga sudah menghadirkan Direktorat Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (TSDP) sehingga memudahkan dalam membangun dermaga sungai dan danau. Selanjutnya Ditjen Hubdat akan konsentrasi untuk penyeberangan sungai dan danau.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani