(Beritadaerah – Nasional) PT PLN bekerjasama dengan PT SMI di bawah Kemenkeu mengembangkan proyek energi baru terbarukan (EBT) sebagai energi nasional dengan platform SDGs Indonesia One.

Pada masa pandemi COVID-19 ini maka perubahan iklim masih menjadi fokus prioritas penanganan dari pemerintah. Dalam menangani masalah perubahan iklim ini pemerintah terus melanjutkan komitmennya dengan menyusun kebijakan dan instrumen yang mendukung hal tersebut.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan hal tersebut pada Acara “PLN Go Green and Sustainable” Senin (02/11). Menkeu juga menyebutkan bahwa komitmen Indonesia terhadap perubahan iklim dengan menyiapkan potensi energi baru terbarukan (EBT) sebagai energi nasional.

“Tantangan besar bagi Indonesia untuk bisa mewujudkan 23% bauran EBT dalam energi nasional. Namun, Indonesia tidak kekurangan potensi, dari 4.442 gigawatt potensi EBT baru digunakan 10,4 gigawatt atau 2,4%,” demikian dia ungkapkan.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Menkeu sampaikan bahwa pemerintah menyediakan berbagai perangkat kebijakan untuk mendukung PT PLN dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) untuk dapat meningkatkan EBT.

“Kami memberikan insentif berupa fasilitas perpajakan tax allowance dan tax holiday, insentif biaya pelabuhan, pembebasan pajak bumi dan bangunan. Pada transfer dana ke daerah, kami juga memberikan Dana Alokasi Khusus yang dirancang untuk mendorong Pemerintah Daerah mengembangkan infrastruktur EBT terutama pembangkit listrik tenaga surya, biogas dan panas bumi,” demikian penjelasan Menkeu.

Menkeu menambahkan bahwa pemerintah juga memberikan suntikan modal atau Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT PLN. Menkeu meminta PT PLN untuk berkomitmen menggunakan tambahan modal tersebut didedikasikan untuk perluasan dan pengembangan EBT sehingga uang yang dikeluarkan pemerintah menjadi strategis untuk masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.