(Photo: Kemen BUMN)

Tarif Jalan Tol Manado-Bitung Ruas Manado-Danowudu Berlaku Akhir Oktober

(Beritadaerah – Manado) Tarif Jalan Tol Manado-Bitung Ruas Manado-Danowudu akan mulai diberlakukan pada hari Jumat, 30 Oktober 2020, pukul 00.00 WITA. Pemberlakuan tarif ini diterapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 1494/KPTS/M/2020 tanggal 14 Oktober 2020 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Pada Jalan Tol Manado-Bitung Segmen Manado-Simpang Susun Danowudu.

Jalan Tol Manado-Bitung Ruas Manado-Danowudu ini sudah beroperasi tanpa tarif sejak selama kurang lebih satu bulan sejak diresmikan untuk memberikan sosialisasi yang lebih optimal kepada masyarakat. Akhir Oktober 2020 ini barulah akan diberlakukan tarif bagi para pengguna jalan tol.

Jalan Tol Manado-Bitung ini akan menerapkan sistem transaksi tertutup, yaitu tarif tol dikenakan proporsional (sesuai jarak pengguna jalan) dengan besaran tarif Rp 1.111/Km. Sebagai gambaran untuk pengguna jalan golongan I (kendaraan pribadi), tarif terjauh jika masuk dari Gerbang Tol (GT) Manado dan keluar di GT Danowudu atau sebaliknya, dikenakan tarif sebesar Rp29.500. Sementara itu untuk jarak terdekat, masuk dari GT Manado keluar di GT Airmadidi atau sebaliknya, dikenakan tarif sebesar Rp12.000.

Dengan adanya sistem transaksi tertutup maka diingatkan bagi para pengguna jalan akan pentingnya menggunakan satu uang elektronik yang sama dalam bertransaksi di gerbang masuk maupun gerbang keluar serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik selama perjalanan.

PT Jasamarga Manado Bitung (JMB) juga memastikan masyarakat menerima informasi dengan baik, PT JMB Kementerian PUPR bersama sudah Jasa Marga melakukan sosialisasi melalui berbagai media komunikasi. Bentuk sosialisasi tersebut dilakukan melalui media cetak, online, elektronik, media sosial, dan media luar ruang (spanduk & Variabel Message Sign/VMS).

Total panjang Jalan Tol Manado-Bitung adalah 39 Km yang dibangun dengan konsep Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). Jalan tol ini terdiri dari dua seksi, Seksi 1 Manado-Airmadidi sepanjang (14 Km) yang dibangun Pemerintah dan Seksi 2 Airmadidi-Bitung (25 Km) yang dibangun PT JMB. Jalan Tol Manado-Bitung yang dibangun sejak tahun 2017 ini memiliki total investasi sebesar Rp4,95 Triliun dengan masa konsesi 40 tahun.

Apabila nanti semua sudah terhubung secara penuh, maka jalan tol ini akan terintegrasi serta mempermudah akses menuju Pelabuhan Internasional Bitung, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung hingga sebagai pendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Manado-Bitung-Likupang. Keberadaan jalan tol pertama di Sulawesi Utara ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah dan daya saing investasi di provinsi yang dikenal dengan julukan Bumi Nyiur Melambai ini.