(Beritadaerah – Wisata Nusantara) Sungai Juk Bu merupakan sungai yang besar yang ada di Kabupaten Asmat – Provinsi Papua yang tepatnya berada di distrik Akat. Sungai Juk Bu ini adalah nama umum yang tertera di Peta Asmat dimana sungai ini adalah aliran sungai yang lumayan panjang. Lebih lanjut lagi menurut keterangan warga kampung Buetkwar maka sungai ini sering disebut kali Senep. Kedalamannya diperkirakan kira-kira 5 meter apabila air surut, sedangkan kalau air pasang maka kedalamannya bisa mencapai 10 meter.

Waktu senja di Sungai Juk Bu, dimanfaatkan untuk bermain bagi anak-anak warga setempat (Foto: Tin Rumbo/ Kontributor Beritadaerah)

Di sepanjang perjalanan dari Agats, Akat, Katew, Beco, Yuni hingga Buetkwar di Sungai Juk Bu ini kita akan melalui beberapa tanjung (belokan) mulai dari yang ringan sampai yang ekstrim apalagi kalau menuju Buetkwar (kampung paling ujung di distrik Akat). Oleh karena itu harus memperhatikan laju speed boat ataupun long boat, karena di sepanjang sungai banyak terdapat potongan-potongan kayu, atau sampah kayu yang bisa menjadi hambatan dalam perjalanan jikalau tidak berhati-hati.

Jika anda menyusuri sungai ini akan menyaksikan keindahan alam yang mempesona apalagi di senja hari menjelang matahari terbenam. Namun harus tetap waspada karena terdapat beberapa titik yang rawan dimana ada habitat buaya sungai, jadi harus dihindari untuk beristirahat di lokasi tersebut.

Dua bocah bermain-main di atas perahu di senja hari di Sungai Juk Bu – Kabupaten Asmat (Foto: Tin Rumbo/ Kontributor Beritadaerah) 3

Seperti sungai-sungai pada umumnya. Sungai Juk Bu menjadi nadi kehidupan masyarakat. Menjadi sarana transportasi, mencari ikan untuk dikonsumsi sendiri maupun dijual ke pasar, atau untuk kebutuhan mandi, mencuci pakaian, atau sekedar bermain-main sambil berenang.

Jadi bukan hanya indah dan mempesona tapi sungai ini juga berlimpah ikan-ikan seperti gurame, ikan duri, ikan kakap, ikan kaca, dan udang.

Selain itu ada suatu tempat juga dimana disitu terdapat kura-kura. Nah, ini menjadi tempat favorit juga bagi warga masyarakat yang memang sangat gemar mengkonsumsi daging kura-kura dan juga telur kura-kura. Jadi penasaran seperti apa ya rasanya?

Sungguh, Sungai Juk Bu menyimpan banyak kekayaan alam pemberian Sang Maha Pencipta yang sangat berguna bagi penduduk sekitarnya.

 

Foto: Tin Rumbo/ Kontributor Beritadaerah di Papua

Septa Tobing/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani