(Beritadaerah – Nasional) Presiden Joko Widodo, Kamis, (1/10), bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka kunjungan kerja bersama rombongan terbatas, tepatnya ke Kabupaten Manggarai Barat.

Setibanya di Bandar Udara Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, setelah menempuh kurang lebih dua jam perjalanan, Presiden kemudian menuju Kampung Ujung dan kawasan Batu Cermin untuk melakukan peninjauan.

Kepala Negara selain meninjau kelanjutan proyek pembangunan terminal multifungsi Labuan Bajo, juga bertemu dengan beberapa pelaku usaha mikro dan kecil untuk memberikan bantuan modal kerja (BMK).

Mengawali tatap muka dengan para pelaku usaha kecil dan mikro, Presiden mengahatakan bahwa kondisi masa pandemi ini semua usaha menghadapi kesulitan baik usaha kecil, sedang maupun besar. Karena semua negara 215 negara juga menghadapi posisi yang tidak mudah, sama seperti negara kita juga.

“Tapi kita tidak boleh mengeluh, kita tidak boleh menyerah, kita harus tetap semangat. Jangan sampai semangat kerja kita jadi kendor. Posisi seperti ini justru semangat kerjanya ditingkatkan”, ungkap Presiden.

Kepada para pelaku usaha Jokowi berpesan berapapun keuntungan yang masih ada patut disyukuri, yang penting jangan sampai usahanya tutup.

Pada kesempatan tersebut kepada para pelaku usaha diberikan bantuan modal kerja sebesar Rp.2.400.00 per orang. Presiden mengingatkan untuk benar-benar dipakai sebagai modal usaha bukan untuk kebutuhan konsumtif seperti membeli handphone atau mengangsur sepeda motor.

Selepas acara penyerahan bantuan modal kerja, Presiden dan rombongan langsung menuju Bandara Komodo untuk bertolak kembali menuju Jakarta.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani